Nama: Denis Irawan Putri Pratama
NIM: 2510921000019
Prodi: Administrasi Negara
Semester: 3 (Tiga)
Mata kuliah: Teori Sosial Indonesia
Dosen Pengampu: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang
[BANTENESIA.NET] – Jalan Raya Kramatwatu merupakan jalur yang ramai dilalui masyarakat, mulai dari pengendara motor hingga kendaraan angkutan barang. Namun, banyaknya truk pengangkut pasir, batu, dan kendaraan bermuatan berat sering menimbulkan kekhawatiran, terutama saat lalu lintas sedang padat.
Kendaraan besar memang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan industri dan distribusi barang. Meski begitu, aktivitas tersebut tetap harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain. Pengendara motor, pejalan kaki, dan anak sekolah juga berhak menggunakan jalan dengan aman.
Keluhan warga mengenai truk yang melintas di luar jam operasional menunjukkan bahwa persoalan ini perlu mendapat perhatian serius. Pada Juni 2026, keresahan warga Kramatwatu terkait truk bermuatan pasir dan batu kembali diberitakan.
Menurut saya, aturan tidak akan cukup jika tidak disertai pengawasan dan penegakan yang konsisten. Pemerintah perlu memastikan pembatasan kendaraan berat benar-benar diterapkan, bukan hanya menjadi imbauan.
Pemerintah perlu memperketat pengawasan jam operasional dan menindak kendaraan yang melanggar ketentuan. Koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi perhubungan juga penting agar pengaturan lalu lintas berjalan lebih efektif.
Selain itu, pengaturan jalur alternatif bagi kendaraan berat perlu dipertimbangkan agar aktivitas distribusi tidak mengganggu keselamatan warga yang menggunakan jalan tersebut setiap hari.
Permasalahan kendaraan besar di Kramatwatu bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Pemerintah seharusnya tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau semakin banyak keluhan untuk mengambil tindakan.
Jalan umum merupakan fasilitas bersama. Karena itu, kelancaran kegiatan ekonomi harus tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pengguna jalan. Masyarakat membutuhkan jalan yang bukan hanya bisa dilalui, tetapi juga aman untuk beraktivitas. ***







