Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

- Redaktur

Sabtu, 31 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswi Administrasi Negara, UNPAM PSDKU Serang, Denis Irawan Putri Pratama. (Foto: Istimewa)

Mahasiswi Administrasi Negara, UNPAM PSDKU Serang, Denis Irawan Putri Pratama. (Foto: Istimewa)

Nama: Denis Irawan Putri Pratama
NIM: 2510921000019
Prodi: Administrasi Negara
Semester: 3 (Tiga)
Mata kuliah: Teori Sosial Indonesia
Dosen Pengampu: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.

Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang

[BANTENESIA.NET] – Jalan Raya Kramatwatu merupakan jalur yang ramai dilalui masyarakat, mulai dari pengendara motor hingga kendaraan angkutan barang. Namun, banyaknya truk pengangkut pasir, batu, dan kendaraan bermuatan berat sering menimbulkan kekhawatiran, terutama saat lalu lintas sedang padat.

Kendaraan besar memang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan industri dan distribusi barang. Meski begitu, aktivitas tersebut tetap harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain. Pengendara motor, pejalan kaki, dan anak sekolah juga berhak menggunakan jalan dengan aman.

Baca Juga :  Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan

Keluhan warga mengenai truk yang melintas di luar jam operasional menunjukkan bahwa persoalan ini perlu mendapat perhatian serius. Pada Juni 2026, keresahan warga Kramatwatu terkait truk bermuatan pasir dan batu kembali diberitakan.

Menurut saya, aturan tidak akan cukup jika tidak disertai pengawasan dan penegakan yang konsisten. Pemerintah perlu memastikan pembatasan kendaraan berat benar-benar diterapkan, bukan hanya menjadi imbauan.

Baca Juga :  Ketika Pelanggan Menjadi Penentu Reputasi: Mengapa Bisnis Tak Bisa Lagi Mengabaikan Suara Publik

Pemerintah perlu memperketat pengawasan jam operasional dan menindak kendaraan yang melanggar ketentuan. Koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi perhubungan juga penting agar pengaturan lalu lintas berjalan lebih efektif.

Selain itu, pengaturan jalur alternatif bagi kendaraan berat perlu dipertimbangkan agar aktivitas distribusi tidak mengganggu keselamatan warga yang menggunakan jalan tersebut setiap hari.

Baca Juga :  Seminar Motivasi di SMA Negeri 16 Pandeglang: Siapkan Siswa Hadapi Masa Depan dengan Pilihan Perguruan Tinggi

Permasalahan kendaraan besar di Kramatwatu bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Pemerintah seharusnya tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau semakin banyak keluhan untuk mengambil tindakan.

Jalan umum merupakan fasilitas bersama. Karena itu, kelancaran kegiatan ekonomi harus tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pengguna jalan. Masyarakat membutuhkan jalan yang bukan hanya bisa dilalui, tetapi juga aman untuk beraktivitas. ***

Berita Terkait

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat
Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia
Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat
Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa
Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi GenZ
Menagih Janji Betonisasi Jalur Sawah Luhur sampai Kaligandu
Pentingnya Mengetahui Hukum bagi Gen Z
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa

Berita Terbaru