Implementasi Konsep Manajemen bagi Mahasiswa UNPAM Kampus Kota Serang Melalui Edukasi Pasar Modal di BEI

- Redaktur

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Di tengah perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya minat generasi muda terhadap dunia investasi, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya memahami teori manajemen di dalam kelas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik nyata. Hal inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Workshop yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Pamulang Kampus Kota Serang dengan tema “Pengambilan Keputusan Investasi dalam Perspektif Manajemen: Strategi Pemasaran, Analisis Keuangan, dan Implementasi Sumber Daya Manusia di Bursa Efek Indonesia (IDX)”. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengembangan wawasan mahasiswa dalam memahami pasar modal sekaligus implementasi ilmu manajemen secara langsung.

Workshop ini memberikan pemahaman bahwa dunia investasi tidak hanya berkaitan dengan keuntungan finansial, tetapi juga membutuhkan kemampuan manajemen yang baik. Dalam perspektif manajemen pemasaran, mahasiswa belajar bagaimana sebuah perusahaan membangun citra dan menarik minat investor melalui strategi yang tepat. Dari sisi keuangan, mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya analisis laporan keuangan, pengelolaan risiko, serta pengambilan keputusan investasi yang rasional. Sementara itu, dalam aspek sumber daya manusia, mahasiswa memahami pentingnya kerja sama tim, kepemimpinan, dan pengelolaan organisasi dalam menjalankan aktivitas investasi secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Berpolitik Mahasiswa
(Foto: Istimewa)

Salah satu hal menarik dari kegiatan ini adalah hadirnya semangat untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani mempraktikkannya. Hal tersebut sejalan dengan pendapat Influencer Investasi Andry Hakim yang mengatakan, “Opinion is cheap, but execution is expensive”. Kutipan tersebut menggambarkan bahwa banyak orang dapat memberikan pendapat atau teori mengenai investasi, namun hanya sedikit yang benar-benar mampu menjalankan dan mengimplementasikannya secara nyata. Dalam konteks mahasiswa, edukasi pasar modal menjadi langkah awal untuk membangun keberanian dalam mengambil keputusan, mengelola risiko, dan bertanggung jawab terhadap pilihan investasi yang dilakukan.

Baca Juga :  Membongkar Tabir Bencana Sumatra: Kesaksian Purbaya dan Jeritan Lingkungan

Salah satu hasil positif dari pelaksanaan Workshop ini adalah terbentuknya Kelompok Pasar Modal Mahasiswa atau Galeri Investasi sebagai wadah edukasi dan pengembangan literasi investasi yang ke depannya akan dikelola serta dikembangkan secara aktif oleh mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Kota Serang. Kehadiran kelompok ini diharapkan menjadi wadah edukasi, diskusi, dan praktik investasi bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi dan dunia kerja di masa depan. Selain itu, galeri investasi juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa serta menumbuhkan budaya investasi yang sehat dan produktif di lingkungan kampus.

Baca Juga :  Manusia dan Harapan: Energi Sunyi yang Menjaga Dunia Tetap Bergerak

Sebagai penulis, saya memandang bahwa kegiatan seperti ini memiliki dampak yang sangat positif bagi mahasiswa. Workshop pasar modal tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga melatih pola pikir kritis, kemampuan analisis, dan keberanian mengambil keputusan. Mahasiswa perlu diberikan lebih banyak ruang untuk belajar secara praktis karena pengalaman langsung sering kali menjadi bekal yang lebih kuat dibandingkan teori semata. Dengan adanya galeri investasi mahasiswa, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami konsep manajemen, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata dalam dunia ekonomi dan investas. ***

Berita Terkait

Pancasila dan Generasi Z: Bertahanan atau Tertinggal
Judi Online: Darurat Sosial yang Memerlukan Penanganan Komprehensif
Efektivitas Pemberantasan Narkotika di Tengah Modus Kejahatan Modern
Pancasila di Mata Gen Z: Cuma Hafalan atau Gaya Hidup?
Ketika Korupsi Menyentuh Energi Nasional: Pelajaran dari Kasus Pertamina
Makan Bergizi Gratis dan Krisis Kepercayaan Publik: Ketika Program Mulia Berhadapan dengan Tata Kelola
Korupsi dan Krisis Integritas: Tantangan Penegakan Hukum di Indonesia
Antara Kritik dan Pidana: Dilema Masyarakat dalam Menyuarakan Pendapat di Media Sosial
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pancasila dan Generasi Z: Bertahanan atau Tertinggal

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:17 WIB

Efektivitas Pemberantasan Narkotika di Tengah Modus Kejahatan Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:42 WIB

Pancasila di Mata Gen Z: Cuma Hafalan atau Gaya Hidup?

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Ketika Korupsi Menyentuh Energi Nasional: Pelajaran dari Kasus Pertamina

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:31 WIB

Makan Bergizi Gratis dan Krisis Kepercayaan Publik: Ketika Program Mulia Berhadapan dengan Tata Kelola

Berita Terbaru

Mahasiswa UNPAM Serang, Muhammad Dzaky. (Foto: Istimewa)

OPINI

Pancasila dan Generasi Z: Bertahanan atau Tertinggal

Senin, 15 Jun 2026 - 01:50 WIB

Mahasiswa Prodi Sarjana Hukum UNPAM Cabang Serang-Banten, Satria Keva Razrival. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:56 WIB