Green Governance dan Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia

- Redaktur

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chesya Arifia Zahra, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Chesya Arifia Zahra, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Penulis : Chesya Arifia Zahra

Dosen Pembimbing : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.

Kepala Program Studi : Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos

Kemahasiswaan : Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P

Program Studi : Administrasi Negara Universitas Pamulang, Serang

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Pengelolaan sampah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di Indonesia. Volume sampah yang terus meningkat tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi. Oleh karena itu, penerapan Green Governance tata kelola pemerintahan yang mengutamakan keberlanjutan, transparansi, dan partisipasi masyarakat menjadi sangat relevan.

Baca Juga :  Krisis Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri Saat Penegak Hukum Kehilangan Moralitas

Kebijakan berbasis Green Governance, seperti larangan kantong plastik sekali pakai, pengelolaan bank sampah, dan insentif bagi industri ramah lingkungan, menunjukkan langkah nyata pemerintah dalam menekan volume sampah plastik. Opini publik menunjukkan dukungan kuat terhadap kebijakan ini, terutama jika disertai sosialisasi yang jelas dan partisipasi aktif masyarakat.

Namun, efektivitas kebijakan ini masih menghadapi tantangan. Infrastruktur daur ulang yang terbatas, resistensi dari industri plastik, dan rendahnya kesadaran masyarakat di beberapa daerah menjadi hambatan signifikan. Meski demikian, partisipasi publik tetap menjadi kunci. Program edukasi, kampanye media sosial, dan kolaborasi dengan komunitas lokal dapat mendorong masyarakat untuk lebih sadar dan aktif mengurangi penggunaan plastik.

Baca Juga :  Gen Z dan Redefinisi Ekonomi Digital: Bukan Sekadar Tren, Tapi Napas Keberlanjutan Indonesia

Masyarakat berharap Green Governance dapat diterapkan lebih konsisten dan terintegrasi, dengan fokus pada peningkatan fasilitas daur ulang, penegakan hukum yang tegas, transparansi pengelolaan dana, serta dukungan untuk inovasi produk ramah lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, volume sampah plastik di Indonesia memiliki peluang besar untuk menurun secara signifikan.

Baca Juga :  Trik dan Tips Menghindari Hutang dan Pinjol Pada Siswa SMK PGRI 1 Kota Serang

Secara keseluruhan, Green Governance bukan hanya regulasi, tetapi sebuah gerakan kolektif. Keberhasilan pengelolaan sampah plastik akan terlihat jika setiap elemen masyarakat turut berperan aktif dari pemerintah hingga individu. Saatnya kita bergerak bersama untuk lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. ***

Berita Terkait

Pembangunan vs Keadilan: Dilema Agraria yang Tak Kunjung Usai
Permasalahan Agraria di Indonesia: Masalah Agraria, Reformasi Agraria dan Kepemilikan Tanah
Alih Fungsi Lahan di Tangerang: Antara Peluang Ekonomi dan Krisis Lingkungan
Tanah Ulayat dan Janji Yang Belum Tuntas
Ketimpangan Agraria di Banten: Antara Pembangunan dan Keadilan bagi Petani
Sengketa Kepemilikan Tanah dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Banten
Air untuk Siapa? Konflik Agraria dan Ketidakadilan di Cadasari
Tanah untuk Siapa? Konflik Agraria dan Negara yang Abai
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:43 WIB

Pembangunan vs Keadilan: Dilema Agraria yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 7 April 2026 - 20:25 WIB

Permasalahan Agraria di Indonesia: Masalah Agraria, Reformasi Agraria dan Kepemilikan Tanah

Selasa, 7 April 2026 - 19:57 WIB

Alih Fungsi Lahan di Tangerang: Antara Peluang Ekonomi dan Krisis Lingkungan

Senin, 6 April 2026 - 21:23 WIB

Tanah Ulayat dan Janji Yang Belum Tuntas

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Ketimpangan Agraria di Banten: Antara Pembangunan dan Keadilan bagi Petani

Berita Terbaru

Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. (Foto: Istimewa)

Otomotif

Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang

Senin, 13 Apr 2026 - 10:30 WIB

Basreng IRIE - Le Marley. (Foto: Istimewa)

Cerita

Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:01 WIB