Banten Gaet Investasi Asing Rp81 Triliun, Dorong Ekonomi Hijau dan Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

- Redaktur

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Opening Ceremony Banten Investment Forum 2025. (Foto: Bantenesia)

Opening Ceremony Banten Investment Forum 2025. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET] – Tangerang Selatan — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten sukses menggelar Banten Investment Forum (BIF) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Selasa (21/10/2025).

Forum bergengsi bertema ‘Accelerating Inclusive Economic Growth in Banten Through Green Economy Investment’ ini berhasil menarik komitmen investasi asing senilai Rp81 triliun dari sejumlah perusahaan internasional.

Dua investasi besar yang menjadi sorotan adalah dari PT Karya Teknik Investama bersama International Holding PT Limited yang akan menanamkan Rp40 miliar di Kabupaten Lebak untuk pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis tenaga surya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti, selaku Penyelenggara Banten Investment Forum 2025. (Foto: Bantenesia)

Selain itu, PT Grand Source Group berkomitmen menanamkan investasi senilai 2,45 miliar dolar AS atau sekitar Rp41 triliun di Kota Cilegon untuk mengembangkan kawasan industri aluminium.

Baca Juga :  Pj. Walikota Himbau Pejabat hingga ASN di Kota Serang Hindari Judi Online

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa BIF 2025 bukan sekadar forum investasi, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Forum ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang investasi baru di sektor industri, pariwisata, dan infrastruktur. Kepercayaan investor terhadap Banten terus meningkat, dan kami yakin pertumbuhan investasi akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” ujar Andra.

Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni. (Foto: Bantenesia)

Ia menambahkan, posisi strategis Banten yang berdekatan dengan Jakarta serta memiliki infrastruktur lengkap menjadikan provinsi ini sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Andra juga menyoroti potensi besar Kota Cilegon sebagai kawasan industri hilirisasi, khususnya untuk pengolahan aluminium dari bahan baku alumina.

“Jika hilirisasi industri ini berjalan optimal, dampaknya akan signifikan bagi ekonomi lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Banten Intensifkan Pengawasan Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Menurut data Kementerian Investasi, setiap Rp1 triliun investasi yang masuk dapat menciptakan sekitar 1.400 lapangan kerja baru. Karena itu, Pemprov Banten menggandeng Apindo Berdaya Movement untuk menyiapkan SDM lokal agar siap bersaing di sektor-sektor industri baru.

Kepala BI Provinsi Banten Ameriza M. Moesa mengungkapkan bahwa kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten saat ini mencapai 10–15 persen, dan masih berpotensi untuk ditingkatkan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa. (Foto: Bantenesia)

“Dari target investasi tahun ini sebesar Rp119 triliun, sekitar 80 persen sudah terealisasi. Jika komitmen Rp81 triliun ini bisa berjalan tahun depan, pertumbuhan ekonomi Banten bisa naik 0,2 hingga 0,4 persen,” jelas Ameriza.

Ia juga menekankan bahwa investasi hijau akan menjadi pilar utama pembangunan ekonomi masa depan.

Baca Juga :  Akan Lakukan Coaching Clinic di Bandung (Wingdik 800/Pasgat), Kolonel Pas Helmi Ardianto Nange Bertemu Atlet Juara Dunia Skydiving

“Kami di Bank Indonesia mendukung penuh langkah Pemprov Banten dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ketua APINDO Banten Tomy Rachmatullah turut mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang terus membuka ruang dialog dengan pelaku usaha.

Ketua APINDO Banten, Tomy Rachmatullah. (Foto: Bantenesia)

“Kemitraan yang sehat antara pengusaha besar dan UMKM menjadi kunci ekosistem ekonomi yang tangguh. Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan tidak hanya oleh korporasi besar, tapi juga oleh masyarakat dan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Melalui Banten Investment Forum 2025, Pemprov Banten menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti, foto bersama Kepala Daerah se-Provinsi Banten dalam gelaran Banten Investment Forum 2025. (Foto: Bantenesia)

Kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan Banten provinsi yang tangguh, produktif, dan sejahtera. (Pou)

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan
Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah
PKM UNPAM Serang di Pandeglang: Edukasi Finansial Digital untuk Bentuk Generasi Visioner
Aktivitas 2 Pabrik Diduga Sebabkan Sawah Terendam hingga Tiga Kali Gagal Panen, Warga Sukajaya Minta DPRD Turun Tangan
Mahasiswa UNPAM Serang, PKM ke SMKS Darma Nusantara: Pentingnya Branding dalam Meningkatkan Nilai Kual dan Daya Saing Produk Kreatif di Era Digital
PKM Mahasiswa UNPAM Serang, di SMA 1 Kragilan, Pentingnya Literasi Digital serta Strategi Pemasaran Usaha di Era Modern
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:15 WIB

Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:14 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:06 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:57 WIB

Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah

Senin, 18 Mei 2026 - 16:05 WIB

Aktivitas 2 Pabrik Diduga Sebabkan Sawah Terendam hingga Tiga Kali Gagal Panen, Warga Sukajaya Minta DPRD Turun Tangan

Berita Terbaru