Creative Democracy Center (CDC) Gelar Dialog Publik Refleksi HUT Banten ke-25: Menakar Arah Banten 2045

- Redaktur

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], Serang – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Banten ke-25, Creative Democracy Center (CDC) Forum Mahasiswa dan Pemuda menggelar kegiatan Dialog Publik Refleksi Banten 2045: “Peran Pemuda dan Masyarakat Sipil dalam Menentukan Banten Maju”.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, antara lain akademisi, tokoh pemuda Banten, dan Ketua KNPI Provinsi Banten, yang bersama-sama membedah arah pembangunan dan masa depan Banten dari perspektif demokrasi partisipatif.

Kegiatan ini menjadi ruang dialektika kritis bagi kalangan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil untuk mengevaluasi perjalanan dua dekade lebih Provinsi Banten serta merumuskan agenda strategis menuju Banten Emas 2045.

Serta Slogan Gubernur Banten Yaitu Banten Maju, Adil Dan Tidak Korupsi. Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti bahwa capaian pembangunan Banten selama ini masih menyisakan banyak persoalan mendasar—mulai dari ketimpangan wilayah, rendahnya kualitas tata kelola pemerintahan, hingga lemahnya partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan.

Baca Juga :  Kota Cilegon Jadi Pionir KKPD, Daerah Lain Antusias Ikut Belajar

Menurut Dr Toni Anwar Mahmud, perwakilan akademisi, refleksi atas dua dekade Banten bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum korektif terhadap arah kebijakan pembangunan yang seringkali lebih menonjolkan aspek infrastruktur fisik ketimbang pembangunan manusia.

“Pemerintahan Provinsi Banten saat ini harus mendapatkan dukungan pemuda dan masyarakat dengan mengedepankan civilian value, yaitu Nilai-nilai sipil yang menegakkan supremasi warga negara atas kekuasaan, menjunjung demokrasi, partisipasi, dan keadilan sosial dalam setiap aspek kehidupan publik,” ucapnya.

lebih lanjut toni mengatakan, pentingnya Civilian Value dalam dinamika sosial adalah Menjaga Semangat civil yang berorientasi pada penguatan civil society, pendidikan politik warga, dan reformasi tata kelola publik yang berpihak pada keadilan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Banten Gaosul Alam, menekankan pentingnya reposisi gerakan pemuda dan mahasiswa dalam ruang politik dan sosial.

Baca Juga :  Edi Santoso: Santri Adalah Kekuatan Moral Bangsa, Harus Mampu Hadapi Zaman Tanpa Hilang Jati Diri

Pemuda, menurutnya, tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus tampil sebagai subjek perubahan yang mampu mengintervensi arah kebijakan daerah melalui gerakan intelektual dan advokasi kebijakan publik.

“Pemuda hari ini tidak cukup hanya dengan euforia perayaan, tetapi harus menyalakan kesadaran kritis untuk memastikan Banten 2045 bukan sekadar slogan, melainkan arah nyata menuju masyarakat yang berdaulat dan berkeadilan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dwi Nopriadi, Ketua KNPI Provinsi Banten menyampaikan bahwa sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga masyarakat sipil, dan pemerintah daerah menjadi faktor penentu dalam mewujudkan Banten yang maju dan inklusif.

Ia menegaskan perlunya ruang dialog berkelanjutan sebagai wadah kolaborasi lintas sektor karena Transaksi ide/gagasan melahirkan personal yang memiliki tanggung jawab atas tugas2 nya menuju banten yang maju, adil, merata dan tidak korupsi.

Baca Juga :  Ameriza Ma’ruf Moesa Gantikan Imaduddin Sahabat, Menjabat KPw BI Banten

Kegiatan yang diinisiasi oleh Creative Democracy Center (CDC) ini bukan hanya ajang diskusi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral masyarakat sipil untuk terus mengawal arah pembangunan Banten agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Wildan Founder CDC menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak lahir dari kekuasaan yang elitis, melainkan dari partisipasi rakyat yang sadar, kritis, dan terorganisir.

“Refleksi ini menjadi momentum penting untuk menata ulang paradigma pembangunan Banten yang masih timpang. CDC percaya, menuju Banten 2045 harus dimulai dari rekonstruksi kesadaran publik, keberanian pemuda, dan transparansi pemerintahan,” tegas Wildan Founder CDC dalam pernyataannya.

Dengan semangat reflektif dan partisipatif, Dialog Publik Refleksi HUT Banten ke-25 diharapkan menjadi ruang konsolidasi ide dan gagasan menuju Banten yang lebih demokratis, berkeadilan, dan berkemajuan, Tutup Wildan. (*)

Berita Terkait

PKM Mahasiswa : Pemberdayaan Siswa Melalui Pelatihan Kewirausahaan Kreatif Dan Pembuatan Produk Lokal SMK Mandiri 2 Balaraja
Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan
Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi
Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital
Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital
Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:29 WIB

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:51 WIB

Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 15:48 WIB

Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 15:45 WIB

Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Berita Terbaru