Polda Banten Launching Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

- Redaktur

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Banten meresmikan Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri, sebagai bentuk Dukungan Program Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan Nasional. (Foto: Istimewa)

Polda Banten meresmikan Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri, sebagai bentuk Dukungan Program Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan Nasional. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], SERANG – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, Polda Banten meresmikan Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri, Kamis (2/10/2025) sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kasrem Kolonel Inf Djohan Gunawan, Ketua MUI Banten K.H. Ahmad Bazari Syam, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar K. H. Embay Mulya Syarif, para Bupati serta Stakeholder terkait.

(Foto: Istimewa)

Program ini diinisiasi sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, akademisi, pelaku usaha lokal, hingga komunitas masyarakat.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga :  OJK Jabodebek: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga, Fintech dan Pasar Modal Tumbuh Positif

“Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektoral. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk empati dan kepedulian sosial terhadap kondisi ekonomi serta kesejahteraan warga,” ujar Irjen Pol Hengki, di Aula Gawe Kuta Balewarti, Mapolda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029, serta mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah.

Baca Juga :  Satgas PASTI Hentikan Operasi Ilegal Berkedok ‘Omnicom Group’ di Indonesia

Dalam amanat tersebut, Polri memiliki peran strategis, antara lain melakukan pendampingan dan pengawalan penyerapan jagung pipilan kering, mendukung sosialisasi kualitas serta harga pembelian pemerintah, dan memperkuat koordinasi dengan dinas terkait mengenai data panen serta harga pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan sektor pertanian semata, tetapi erat kaitannya dengan keamanan nasional, stabilitas sosial, serta masa depan generasi muda bangsa. Polri bersama pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan produksi dan distribusi pangan, memberantas praktik penimbunan serta manipulasi harga, mendorong transparansi rantai pasok, dan menggerakkan masyarakat berpartisipasi aktif dalam produksi pangan lokal,” tambah Kapolda.

(Foto: Istimewa)

Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui optimalisasi lahan, budidaya pertanian dan perikanan, serta pengelolaan hasil pangan berkelanjutan.

Baca Juga :  Apresiasi untuk Polri: Pilar Keamanan dan Ketertiban Bangsa

Irjen Pol Hengki juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini.

“Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, akademisi, pengusaha, serta seluruh elemen masyarakat adalah kunci sukses dari program ini. Harapan saya, Kampung Bhayangkara Pangan Mandiri dapat direplikasi di berbagai wilayah lain, menjadi role model pembangunan berbasis ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan, serta membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Kapolda Banten berharap upaya ini dapat berkontribusi pada terwujudnya swasembada pangan nasional demi mendukung ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045. (*/Pou)

Berita Terkait

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
Infrastruktur Desa Lebakwana Capai 90 Persen, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Warga
Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan
Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Infrastruktur Desa Lebakwana Capai 90 Persen, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:15 WIB

Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:14 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI

Berita Terbaru