KEK Tanjung Lesung: Menuju Destinasi Super Prioritas, Mampukah Jadi Kenyataan?

- Redaktur

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Lesung. (Foto: Istimewa)

Tanjung Lesung. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], PANDEGLANG – Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, bukan sekadar destinasi wisata bahari dengan pasir putih, air laut jernih, dan terumbu karang yang menawan.

Kawasan ini mencatat sejarah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pertama di Indonesia yang diresmikan Presiden pada 2015, dengan harapan menjadi lokomotif ekonomi baru melalui sektor pariwisata.

Visi besar itu dicanangkan sejak lama. Menurut inisiator KEK Tanjung Lesung, Dr. Ir. Arief Yahya, MSc, total kawasan seluas 1.500 hektare disiapkan untuk membangun pariwisata kelas internasional. Bahkan, pendiri Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono, menyebut proses pengembangan Tanjung Lesung sudah dimulai sejak 1991, meski hingga kini masih menghadapi jalan panjang.

Baca Juga :  Pemkot Serang Gelar Rakor Proyeksi Keuangan 2025-2029, Awali Tahun dengan Gebrakan

“Pembangunan sebuah kota wisata baru membutuhkan kesiapan dari segala aspek, termasuk pendidikan, mentalitas masyarakat, hingga dukungan infrastruktur,” ujarnya dalam Podcast Wonderful Indonesia 2023.

Hingga kini, pembangunan infrastruktur masih menjadi tantangan. Jalan Tol Serang–Panimbang yang seharusnya rampung pada 2024, ditargetkan bisa dikejar tahun 2025.

Di sisi lain, isu “mega thrust” yang disampaikan BMKG dua tahun terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran wisatawan sehingga kunjungan ke kawasan pantai menurun.

Baca Juga :  Cegah Tawuran Di Kalangan Pelajar, Mahasiswa Hukum Unpam Serang Beri Penyuluhan Di SMKN 7 Pandeglang 

Selain itu, kesiapan masyarakat juga menjadi sorotan. Sektor pariwisata bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga pola pikir, keramahtamahan, serta keterlibatan warga lokal dalam pengembangan UMKM dan pelestarian budaya.

Pengembangan KEK Tanjung Lesung dipandang butuh sinergi kuat lintas kementerian, mulai dari Kemenparekraf, PUPR, Perhubungan, Pendidikan, Tenaga Kerja, BMKG, BRIN, hingga BNPB. Edukasi tentang pariwisata berkelanjutan serta mitigasi bencana juga harus menjadi prioritas, mengingat Banten termasuk zona merah gempa dan tsunami.

Jika semua pihak mampu bekerja sama, Tanjung Lesung berpotensi menyaingi destinasi super prioritas lain seperti Mandalika. Dengan event berskala nasional maupun internasional, kawasan ini bisa menjadi ikon baru pariwisata Indonesia di ujung barat Pulau Jawa.

Baca Juga :  Konsolidasi Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) Banten dalam Mendukung dan Mensukseskan Capres-Cawapres 'Prabowo-Gibran' di Pemilu 2024

Harapannya, apa yang menjadi visi sejak awal pendirian KEK Tanjung Lesung dapat segera terwujud. Banten, yang selama ini dikenal sebagai daerah industri dan simpul perdagangan antar pulau, diharapkan juga bisa tampil sebagai pusat pariwisata kelas dunia.

Penulis:

Kadek Wiweka, S.ST.Par., M.Par., M.Rech., Ph.D., CHE

Dr. Suci Sandi Wachyuni, S.TP., M.M., CHE

Hayati Nufus,

‘Prodi S2 Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Sahid’

(2441220060)

Berita Terkait

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
Infrastruktur Desa Lebakwana Capai 90 Persen, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Warga
Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan
Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Infrastruktur Desa Lebakwana Capai 90 Persen, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:15 WIB

Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Masyarakat hingga Terealisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:14 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI

Berita Terbaru