Jalan Menuju Pasar Induk Rau Kota Serang Diterjang Banjir, Kendaraan Dialihkan

- Redaktur

Sabtu, 8 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Serang pada Jumat (7/2/2025) malam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk jalur utama menuju Pasar Induk Rau. Ketinggian air di Jalan Samaun Bakri mencapai 60 sentimeter, membuat jalur tersebut lumpuh total.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan air terpaksa menanggung risiko. Banyak motor yang mengalami kerusakan mesin akibat terendam air. Salah seorang warga sekitar, Pandu Wijaya, mengungkapkan motornya mati total saat melintas di jalan tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Serang–Pemprov Banten Bersinergi Atasi Banjir, Drainase Diperbesar hingga Penertiban Bangunan Liar

“(Motor) mati total kena air. Terpaksa kita dorong buat nyari bengkel terdekat,” kata Pandu.

Tingginya debit air memaksa masyarakat setempat untuk secara swadaya menutup jalan menuju Pasar Induk Rau. Kendaraan roda dua yang menuju ke pasar tersebut dialihkan melalui jalur Ciceri.

Baca Juga :  Mahasiswa UNPAM Pelajari Pengawasan Pelayanan Publik Melalui Magang di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten

Warga mengungkapkan, banjir yang kerap terjadi di daerah ini bukan hanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga buruknya kondisi drainase.

“Sudah langganan banjir kalau di sini. Drainasenya kurang baik, jadi air nggak ngalir kalau hujan deras,” ujar salah seorang warga.

Selain kawasan Pasar Induk Rau, banjir juga melanda beberapa titik lain di Kota Serang, seperti wilayah Lontar, Penancangan, dan Jalan Veteran. Hingga saat ini, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem drainase guna mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Mahasiswa UNPAM Serang Ajarkan Sistem Komputer di SMK Banten Jaya

Sementara itu, kondisi jalan dan aktivitas warga di wilayah terdampak masih terganggu akibat genangan air yang belum surut. (*/IBNMLKH)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru