OJK Perkuat GRC di Sektor Keuangan, Siap Hadapi Tantangan Global dan Disrupsi Digital

- Redaktur

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penerapan fungsi Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, dalam Forum GRC Pra-Risk and Governance Summit (RGS) 2026, Selasa (7/4/2026) di Gedung A. A. Maramis, Jakarta.

Forum ini menjadi ajang strategis untuk mempererat kolaborasi antara regulator, asosiasi profesi, dan pelaku industri jasa keuangan.

“Forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi konstruktif, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mendorong penerapan GRC yang berintegritas dan berkelanjutan,” ujar Sophia.

Baca Juga :  Persit Kartika Chandra Kirana Luncurkan Program Persit Bisa: Rajutan Unik Jadi Sorotan
Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena. (Foto: Istimewa)

Menurut Sophia, sektor jasa keuangan ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan besar, mulai dari ancaman keamanan siber, disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), hingga isu perubahan iklim dan dinamika regulasi.

Mengacu pada The Institute of Internal Auditors (IIA), risiko-risiko tersebut meningkatkan tingkat ketidakpastian industri. Oleh karena itu, penerapan GRC menjadi semakin krusial dalam memastikan kepatuhan, memperkuat tata kelola, serta menjaga ketahanan sektor keuangan.

Forum ini juga menghadirkan Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Fithriadi Muslim, dengan moderator Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Fransiska Oei.

Baca Juga :  Literasi Keuangan Diperkuat, OJK Ajak ASN dan Perempuan Banten Melek Investasi Legal dan Logis

Dalam sesi panel, para narasumber membahas pentingnya transparansi Beneficial Ownership (BO/UBO) sebagai bagian dari penguatan GRC. Topik yang dibahas mencakup pemanfaatan data BO/UBO dalam pengawasan berbasis risiko hingga peran intelijen keuangan dalam meningkatkan transparansi lintas sektor.

Forum ini juga menjadi langkah awal menuju puncak acara Risk and Governance Summit 2026 yang akan digelar pada 14 Juli 2026. Sejumlah agenda pendukung telah disiapkan, mulai dari program edukasi “Spark Class”, pengakuan Continuing Professional Education (CPE), hingga pengembangan konten edukatif melalui Podcast dan media komunikasi lainnya.

Baca Juga :  Keberkahan Anak Bangsa: Mantan Napiter Banten Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadan
(Foto: Istimewa)

Sebagai penutup, OJK bersama berbagai asosiasi profesi menandatangani komitmen kolaborasi untuk menyukseskan RGS 2026.

Melalui forum ini, OJK berharap dapat membangun ekosistem GRC yang lebih solid dan adaptif. Kolaborasi antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri dinilai menjadi kunci dalam menciptakan praktik tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang efektif, transparan, serta berintegritas.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen OJK dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi pelaporan Beneficial Ownership di Indonesia, sebagai bagian penting dalam memperkuat transparansi dan kepercayaan di sektor jasa keuangan. (*/Cipz)

Berita Terkait

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan
Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi
Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital
Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital
Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
Infrastruktur Desa Lebakwana Capai 90 Persen, Desi Ferawati Siap Kawal Aspirasi Warga
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:29 WIB

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:48 WIB

Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 15:45 WIB

Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:03 WIB

PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud

Berita Terbaru