Literasi Keuangan Diperkuat, OJK Ajak ASN dan Perempuan Banten Melek Investasi Legal dan Logis

- Redaktur

Jumat, 10 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus memperkuat literasi pasar modal melalui program Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Provinsi Banten. Kegiatan ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan komunitas perempuan sebagai ujung tombak peningkatan literasi keuangan di masyarakat.

Digelar di Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Selasa (9/4/2026), acara ini diikuti sekitar 1.000 ASN dari berbagai daerah serta 500 peserta dari Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Banten.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi seputar perencanaan keuangan, kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan pinjaman online ilegal, hingga pengenalan instrumen pasar modal seperti saham dan reksa dana.

Baca Juga :  Muhammad Busthami, CEO Bank Banten, Raih Penghargaan Bergengsi 'Top 100 CEO 2024'

Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen literasi keuangan.

Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma (Batik Biru – Kedua dari Kiri). (Foto: Istimewa)

“ASN diharapkan tidak hanya mampu mengambil keputusan investasi yang tepat, tetapi juga menjadi contoh dan menyebarkan pemahaman ke masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, OJK mencanangkan program “1 ASN 1 Rekening Efek” serta mendorong pembentukan Galeri Investasi di lingkungan pemerintah daerah. Program ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal sekaligus menumbuhkan budaya investasi yang sehat.

Baca Juga :  Sinergitas KPAPPD Terhadap Rencana Pembangunan Kawasan Industri Sawah Luhur Kota Serang

Dalam sesi khusus komunitas perempuan, OJK menekankan pentingnya prinsip 2L: Legal dan Logis dalam memilih investasi. Prinsip ini menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah tergiur penawaran yang tidak masuk akal dan berpotensi merugikan.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan pelaku industri, di antaranya Rina Dewiyanti, Bayu Samodro, Halimatus Sa’diyah, Fadly Fatah, Mauldy R. Makmur, Evie Sulistyani, serta Irna Narulita.

Baca Juga :  DPRD Banten Mulai Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah di SMA maupun SMK, Yeremia : Harus Jadi Refleksi Bersama

OJK menilai, seiring meningkatnya jumlah investor pasar modal di Indonesia, pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan risiko investasi menjadi semakin penting. Tanpa literasi yang memadai, masyarakat rentan terhadap penipuan dan keputusan investasi yang keliru.

Melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan, OJK berharap ASN dan perempuan di Banten semakin cakap dalam mengelola keuangan serta mampu mengambil keputusan investasi yang bijak dan bertanggung jawab.

Langkah ini sekaligus memperkuat upaya menciptakan masyarakat yang inklusif secara finansial dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. (*/Cipz)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru