Tuntut Transparansi dan Perbaikan Sarana Kampus, Hima Seni Gelar Pertunjukan Teater Ubrug

- Redaktur

Kamis, 5 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Ratusan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar aksi massa yang digerakkan oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FKIP, Rabu (4/9) di depan ruang Dekanat.

Demonstrasi ini bertujuan menuntut transparansi serta tanggapan dari pihak Dekanat terkait sejumlah permasalahan yang dinilai krusial di lingkungan FKIP.

Tuntutan utama yang disuarakan mahasiswa meliputi transparansi rencana strategis Dekanat, terutama dalam pembangunan infrastruktur kampus.

Mereka juga menuntut perbaikan sarana dan prasarana, terutama fasilitas untuk mahasiswa disabilitas, guna menciptakan kampus yang inklusif dan ramah bagi semua.

Selain itu, mahasiswa meminta transparansi dalam penggunaan dana PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk kegiatan Ormawa, laboratorium, delegasi perlombaan, dan kebutuhan akademis lainnya.

Baca Juga :  Prof. Furtasan Ali Yusuf Gelar Tasyakuran, Dihadiri Tokoh Politik dan Masyarakat

Arya, salah satu orator aksi, mengungkapkan bahwa mahasiswa telah mengajukan tuntutan serupa melalui audiensi sebelumnya, namun tidak mendapat tanggapan yang memadai dari pihak Dekanat.

“Kami sudah pernah menggelar audiensi, tapi hasilnya nihil. Sampai hari ini, Dekan dan pihak Dekanat belum mampu menyelesaikan permasalahan yang kami ajukan. Maka, kami turun aksi dengan membawa tujuh tuntutan utama,” tegasnya.

Senada dengan Arya, Dewi, mahasiswa lain yang turut dalam aksi, menilai pihak Dekanat kurang berpihak pada mahasiswa.

Baca Juga :  Deklarasi Desa Bersinar & Desa Gotong Royong

“Dana untuk kegiatan Ormawa terhambat, tapi mereka malah membangun jembatan yang urgensinya tidak jelas. Kami lelah dengan ketidakpastian ini,” ucapnya dengan tegas.

Aksi yang berlangsung damai ini semakin meriah dengan hadirnya kesenian ubrug, sebuah kesenian tradisional Banten, yang turut dimainkan untuk menyindir pihak Dekanat.

Dalam lakon tersebut, karakter Kepala Desa yang sewenang-wenang terhadap warganya dipilih sebagai representasi dari sikap Dekanat FKIP.

Massa aksi sempat memanas ketika Dekan menolak menandatangani perjanjian realisasi tuntutan. Namun, setelah desakan kuat dari mahasiswa yang menyatakan bahwa ini adalah kepentingan seluruh civitas akademika, Dekan FKIP akhirnya bersedia membubuhkan tanda tangannya.

Baca Juga :  Konflik Tanah di Desa Keban dengan Perusahaan PT. Primanaya

Ketua BEM FKIP, Ferdan, menegaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari audiensi yang dilakukan sebelumnya.

”Ini aksi lanjutan dari hasil audiensi yang telah kita lakukan. Kami membawa tujuh tuntutan, hasil kajian dari semua Himpunan Jurusan. Meski Dekan sudah menandatangani perjanjian, perjuangan kami belum selesai. Kami akan terus mengawal realisasinya sesuai tenggat waktu,” kata Ferdan.

Aksi ini berjalan dengan lancar meski sempat ada ketegangan. Mahasiswa tetap fokus pada tuntutan mereka, meski beberapa dari mereka masih pesimis akan realisasi dari perjanjian yang disepakati. (*/Pou)

Berita Terkait

Peningkatan Literasi Keuangan Siswa/i SMK Pariwisata Al-Khairiyah melalui Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Pencatatan Keuangan Harian
Ibu-Ibu Perajin Bambu Tegal Maja Kini Belajar Jualan Online, Ini Jurus dari Dosen UNPAM Serang
Penerapan Manajemen Keuangan Untuk Mengendalikan Biaya Operasional Dan Meningkatkan Profitabilitas Peternakan Ayam Broiler
Mahasiswa UNPAM Serang Latih Siswa SMAN 1 Kramatwatu Manfaatkan Digital Marketing untuk Mengembangkan Peluang Bisnis
Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat
UNPAM Perkuat Literasi dan Manajemen Keuangan Desa Bejod, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Dosen Unpam Kampus Serang Gelar PKM, Tingkatkan Produktivitas Pengelola BUMDes di Lebak
Universitas Pamulang Gelar PKM di Desa Bejod Lebak, Tingkatkan Kesiapan Kerja Masyarakat
Berita ini 212 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Peningkatan Literasi Keuangan Siswa/i SMK Pariwisata Al-Khairiyah melalui Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Pencatatan Keuangan Harian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ibu-Ibu Perajin Bambu Tegal Maja Kini Belajar Jualan Online, Ini Jurus dari Dosen UNPAM Serang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Penerapan Manajemen Keuangan Untuk Mengendalikan Biaya Operasional Dan Meningkatkan Profitabilitas Peternakan Ayam Broiler

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Mahasiswa UNPAM Serang Latih Siswa SMAN 1 Kramatwatu Manfaatkan Digital Marketing untuk Mengembangkan Peluang Bisnis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pamulang Kampus Serang Perkuat Kapasitas Perangkat Desa melalui Program Pengabdian Masyarakat

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Olahraga

Bersiap! Menjadi Bagian dari PLN Mobile Jawara Run 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:54 WIB