Dialog Literasi Kebangsaan di UIN SMH Banten: Mengukuhkan Pancasila sebagai Pilar Moderasi Berbangsa

- Redaktur

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sukses menggelar Dialog Literasi Kebangsaan bertemakan ‘Pancasila Pilar Moderasi Berbangsa dan Bernegara’. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa, berlangsung pada Senin (3/6) di Aula Training Center, PPG UIN SMH Banten.

Dialog yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Rektor UIN SMH Banten, Wawan Wahyuddin, bersama dengan Wakil Rektor I sekaligus PLH Dekan FTK UIN SMH Banten, Mufti Ali, dan Wakil Dekan I Bidang Akademik, Eneng Muslihach, turut hadir. Selain itu, hadir pula Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN SMH Banten dan Pengasuh Pondok Pesantren Qod Ataa, Muhammad Ishom, Wakil Dekan III FTK UIN SMH Banten sekaligus Direktur Gerak Literasi Indonesia, Ali Muhtarom, serta Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Instruktur Moderasi Beragama, Dedi Sunardi. KH. Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Basmalah Baros, juga memberikan pandangannya mengenai penguatan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila dalam perspektif Islam.

Baca Juga :  Cegah Stunting Menuju Generasi Emas Indonesia Di Kelurahan Walantaka

Dalam dialog ini, KH. Abdul Hamid menegaskan bahwa wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila merupakan fondasi kuat bagi kemajuan dan kesatuan Indonesia. Menurutnya, memahami dan memperjuangkan nilai-nilai luhur Pancasila adalah tugas setiap warga negara untuk membangun bangsa yang adil, bermartabat, dan sejahtera.

KH. Abdul Hamid juga membahas konsep wawasan kebangsaan dalam perspektif agama yang mencakup keberagaman, solidaritas sosial, dan cinta tanah air. Ia menguraikan peran agama dalam memperkuat ideologi Pancasila dengan menjadikan Pancasila sebagai perekat keberagaman, memahami agama secara inklusif, serta menguatkan moral dan etika. Nilai-nilai Pancasila dalam ajaran agama turut disorot, terutama nilai ketuhanan yang menjadi dasar utama dalam Pancasila dan diajarkan dalam berbagai agama.

Baca Juga :  Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Sosialisasi Keamanan Siber untuk Meningkatkan Literasi Digital pada Siswa SMK Al HAMRA KAIBON

Namun, KH. Abdul Hamid juga mengakui adanya hambatan dalam penguatan wawasan kebangsaan dan Pancasila, seperti kemajemukan masyarakat, pengaruh arus globalisasi, pemahaman yang kurang mendalam, serta polarisasi politik dan sosial. Ia menekankan peran pemuka agama dalam mempromosikan wawasan kebangsaan dan Pancasila melalui pemahaman komprehensif, keteladanan, forum lintas agama, serta pembinaan generasi muda.

Dalam upaya membangun toleransi dan kerukunan antar umat beragama, KH. Abdul Hamid menyarankan dialog terbuka, saling menghormati perbedaan, dan kerjasama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa pemahaman agama yang moderat dan inklusif, serta mengedepankan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, keadilan, dan persaudaraan, menjadi landasan kuat untuk membangun harmoni dalam kehidupan beragama di Indonesia.

Baca Juga :  Jajaki Keajaiban Pariwisata Bali, BI Banten Gelar ‘Bali Insight’ bersama Media, Stakeholder, dan Akademisi.

Wakil Dekan III FTK UIN SMH Banten dan Direktur Gerak Literasi Indonesia, Ali Muhtarom, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keseriusan kelembagaan melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Menurutnya, tema acara ini sangat relevan untuk mahasiswa Generasi Z yang sering mencari jawaban terkait Pancasila dan agama di internet. Oleh karena itu, pembinaan penguatan ideologi Pancasila perlu dilakukan secara komprehensif dan masif dengan upaya serius dari kelembagaan kampus.

Acara ini membuktikan komitmen UIN SMH Banten dalam memperkuat ideologi Pancasila dan membangun generasi muda yang berwawasan kebangsaan serta berjiwa moderat. (Pou)

Berita Terkait

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI
PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan
Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah
PKM UNPAM Serang di Pandeglang: Edukasi Finansial Digital untuk Bentuk Generasi Visioner
Mahasiswa UNPAM Serang, PKM ke SMKS Darma Nusantara: Pentingnya Branding dalam Meningkatkan Nilai Kual dan Daya Saing Produk Kreatif di Era Digital
Berita ini 64 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:14 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Membangun Integritas Siswa SMAIT Bina Insani di Era Gempuran AI

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:06 WIB

PKM Mahasiswa UNPAM Serang: Sistem Komputer sebagai Fondasi Inovasi Masa Depan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:57 WIB

Urgensi Literasi IoT: Membawa Teknologi Cerdas ke Bangku Sekolah

Berita Terbaru