Cegah Stunting Menuju Generasi Emas Indonesia Di Kelurahan Walantaka

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Universitas Pamulang (UNPAM) kampus Serang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) secara terpadu Di Kelurahan Walantaka Kota Serang. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa program studi Ilmu Pemerintahan dengan tujuan Cegah Stunting Menuju Generasi Emas Indonesia

Rangkaian kegiatan, Jum’at (28/11/2025) dimulai pukul 09.00 diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana PKM, sodara Muhammad Iqbal Nurdiansah ia menyampaikan petingnya pencegahan stunting untuk generasi emas Indonesia dan diharapkan dengan adanya kegiatan PKM ini dapat bermanfat bagi warga disekitar.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua RT. Prisen yakni bapak Januri. Ia menyampaikan bahwa program yang dibawa mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan mendukung penuh kegiatan ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian mahasiswa tentang cegah stunting menuju generasi emas yang disampaikan oleh anggota PKM Rahma Raiha Rifai.

Baca Juga :  Mahasiswa Universitas Pamulang Dalami Pengelolaan Data BPD Melalui Magang di DPMPD Kabupaten Pandeglang

Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan tentang apaitu stunting dan menekankan bahwa stunting sangat penting untuk keberlangsungan hidup anak diusia dini, dan menjelaskan bahwa faktor yang menyebabkan stunting, ia menegaskan stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis terutama pada masa kehamilan dan 1000 hari kehidupan anak dan juga faktor lingkungan yang kurang baik dan tidak higienis dapat menyebabkan stunting pada anak.

Penyampaian Selanjutnya yang dibawakan oleh Nayla Anggun Pratiwi anggota PKM. Ia membahas tentang tanda-tanda anak stunting, ia menekankan bahwa anak stunting adalah kondisi fisik dan perkembangan yang tampak pada anak akibat kekurangan gizi kronis.

Anak stunting biasa memiliki tinggi badan yang jauh lebih pendek dibandingkan anak seusianya.

Baca Juga :  Kasus Penolakan Pendirian Rumah Ibadah dari Sila Ke-3 dan Ke-5 Pancasila

Naila juga menekankan bahwa dampak jaka Panjang stunting sangat serius karna tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak dan kemampuan belajarnya rendah.

Ia juga menekankan peran orang tua dalam mencegah stunting dengan cara mulai dari masa kehamilan, ibu harus menjaga asupan gizi yang cukup dan seimbang agar janin dapat tumbuh optimal selain mencukupi kebutuhan gizi, orang tua juga berperan membentuk pola asuh yang sehat dan responsip terhadap kebutuhan anak.

Kegiatan semakin menarik Ketika memasuki sesi tanya jawab. Salah satu warga mengajukan pertanyaan kritis mengenai tanda randa anak terkena stunting.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Nayla Anggun Pratiwi menjelaskan bahwa anak stunting bisa diliat dari fisiknya seperti pendek yang tidak sama dengan seusianya, badan yang kurus tidak semestinya dan tidak fokus saat belajar karena kurangnya asupan gizi itu merupakan tanda-tanda stunting.

Baca Juga :  SD Negeri 2 Kota Serang Favorit, Kepala Sekolah: Kami Tidak Bisa Membatasi

Pertanyaan lain muncul bagaimana cara pencegahan stunting pada anak. Rahma Raiha Rifai menjawab, Pencegahannya bisa dimulai dari semenjak ibu hamil, ibu hamil tidak boleh memakan makanan yang pedas seperti seblak, baso lebih baik ibu hamil memakan makanan yang kaya serat dan protein agar janin bagus.

Dengan adanya dialog tersebut, kegiatan PKM tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga membuka ruang bagi warga untuk pentingnya pencegahan stunting dari masa kehamilah dan pemberian gizi yang baik bagi anak, agar stunting ini bisa dicegah dengan baik. ***

Berita Terkait

Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang
Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
Magang di Unit Aset dan Logistik, Mahasiswa Dukung Inventarisasi Barang Medis dan Nonmedis untuk Menunjang Pelayanan RS Dr. Drajat Prawiranegara
UPG Terjunkan 1.142 Mahasiswa KKM ke 67 Kelurahan di Kota Serang
Mahasiswa Administrasi Negara UNPAM Serang Perkuat Pengalaman melalui Magang di Kesbangpol Kabupaten Serang
Mahasiswa UNPAM Perkuat Karakter Bangsa Melalui Program Magang di Kesbangpol Kabupaten Serang
Analisis Tata Kelola Administrasi Pemerintahan pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Cilegon

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52 WIB

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:53 WIB

Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:19 WIB

Magang di Unit Aset dan Logistik, Mahasiswa Dukung Inventarisasi Barang Medis dan Nonmedis untuk Menunjang Pelayanan RS Dr. Drajat Prawiranegara

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:29 WIB

UPG Terjunkan 1.142 Mahasiswa KKM ke 67 Kelurahan di Kota Serang

Berita Terbaru