Dugaan Marak Penimbun Solar Jadi Sorotan Picu Antrean Truk Ekspedisi

- Redaktur

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar di Jalan Cikuasa Atas, Merak Cilegon Banten. (Foto: Istimewa)

Lokasi Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar di Jalan Cikuasa Atas, Merak Cilegon Banten. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Truk ekspedisi yang baru saja menyelesaikan perjalanan panjang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, menghadapi tantangan serius di sepanjang jalur Cikuasa Atas. Kepadatan terjadi pada Minggu malam (10/12) ketika truk-truk tersebut antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

Rahman, seorang supir truk ekspedisi, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi para pengemudi. “Dari jam 7 malam tadi sampai sekarang belum dapat solar juga. Antre terus,” ujarnya dengan nada kesal pada Senin (11/12). Antrean yang sulit di SPBU Cikuasa Atas membuat para supir truk harus bersabar, bahkan menghabiskan berjam-jam untuk mendapatkan BBM yang mereka butuhkan.

Baca Juga :  Forkopimda Provinsi Banten Ikuti Zoom dan Tinjau Pos Pemantauan

Jalur Cikuasa Atas, yang menghubungkan Pelabuhan Merak, Banten, dengan sejumlah SPBU, kini menjadi saksi kepadatan kendaraan, terutama truk ekspedisi. Kondisi ini tidak hanya merugikan waktu, tetapi juga merugikan para supir truk yang harus mengantarkan barang pesanan.

Rahman mengakui bahwa antrean ini berdampak negatif pada kecepatan pengiriman. “Rugi pasti. Ya rugi waktu, rugi solar. Kan ini pelanggan barang kita jadi nunggu waktu lama, mestinya kita sampai jam 11 malam di Jakarta, ini jadi terhambat dan terlambat. Pelanggan sudah pasti kecewa,” tandasnya.

Baca Juga :  Creative Democracy Center (CDC) Gelar Dialog Publik Refleksi HUT Banten ke-25: Menakar Arah Banten 2045

Di tengah keluhan supir truk, masyarakat sekitar Cikuasa Atas mengungkapkan bahwa kondisi antrean sering terjadi. Selain karena jumlah kendaraan yang antre untuk mendapatkan solar, dugaan penimbunan bahan bakar minyak jenis solar juga menjadi salah satu penyebabnya.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan, “Walah (antrean) sering kalo truk begini mah. Itu sih banyak yang nimbun (BBM solar).” Keterangan ini mengarah pada dugaan adanya praktik penimbunan solar oleh para pelaku yang menggunakan truk ekspedisi.

Meskipun PT Pertamina (Persero) telah memberlakukan pembatasan pembelian BBM jenis Solar, dugaan kuat muncul bahwa ada kerjasama dengan oknum di SPBU. Para pelaku penimbun solar diduga bekerja sama dengan orang dalam SPBU untuk memanipulasi data pembelian solar para supir truk.

Baca Juga :  IOH dan NVIDIA Berkolaborasi untuk Mendorong Revolusi AI di Indonesia

Sumber informasi menyebutkan bahwa dalam seminggu terakhir, Satreskrim Polres Cilegon berhasil menangkap seorang terduga pelaku penimbunan BBM jenis Solar. “Minggu kemarin ada yang ditangkap juga, dekat warteg. Pada kenal lah siapa dia, pemain lama,” ungkapnya. Praktik penimbunan solar dengan menggunakan truk ekspedisi menjadi sorotan dan semakin mempersulit kelancaran distribusi barang di wilayah tersebut. (Pou)

Berita Terkait

PKM Mahasiswa : Pemberdayaan Siswa Melalui Pelatihan Kewirausahaan Kreatif Dan Pembuatan Produk Lokal SMK Mandiri 2 Balaraja
Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan
Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi
Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital
Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital
Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang
PKM Edukasi Pemanfaatan Registrasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Warung Jaud
Mahasiswa Prodi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Singamerta
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:29 WIB

Kaderisasi melalui LDKO: Investasi Strategis Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:51 WIB

Generasi Z Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pancasila di Tengah Arus Digitalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 15:48 WIB

Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 15:45 WIB

Generasi Z dan Tantangan Menjaga Nilai Pancasila di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Siswa MA Ashhabul Maimanah Sampang Antusias Ikuti Pelatihan Video Marketing dari UNPAM Serang

Berita Terbaru