Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

- Redaktur

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Tim Kelompok:

Siti Saodah,
Reika Aulia Ramadani,
Lora II Nurbaeti

[BANTENESIA.NET], CILEGON – Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Kota Serang menggelar  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Negeri 3 Kota Cilegon, dengan mengusung tema “Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku”.

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar dalam pola konsumsi masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Berbagai tren yang muncul melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform digital lainnya tidak hanya menjadi sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga mempengaruhi keputusan pembelian serta cara siswa dan siswi mengelola uang saku.

Fenomena Impulsive Buying atau pembelian impulsif menjadi salah satu dampak yang perludi perhatikan. Perilaku ini terjadi ketika seseorang membeli barang secara spontan tanpa perencanaan yang matang. Konten promosi, ulasan produk dari kreator, tren fashion, hingga penawaran diskon dalam waktu terbatas dapat mendorong pelajar untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa UNTIRTA Berkolaborasi dengan Gerakan Kakak Aman Indonesia untuk Melawan Kekerasan Seksual

Bagi siswa dan siswi yang umumnya masih bergantung pada uang saku dari orang tua, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri. Keinginan untuk mengikuti tren dan menyesuaikan diri dengan lingkungan pertemanan terkadang membuat mereka lebih mengutamakan keinginan daripada kebutuhan. Akibatnya, uang saku yang seharusnya digunakan untuk keperluan sekolah, transportasi, dan konsumsi sehari-hari dapat habis sebelum waktunya.

(Foto: Istimewa)

Dalam perspektif manajemen pemasaran, media sosial merupakan salah satu sarana strategis untuk menarik perhatian konsumen. Penggunaan konten kreatif, promosi, influencer marketing, dan strategi pemasaran berbasis tren dapat meningkatkan minat beli. Namun, bagi konsumen usia sekolah, paparan promosi yang terus-menerus juga dapat memengaruhi kemampuan dalam mempertimbangkan manfaat, harga, serta urgensi suatu produk sebelum melakukan pembelian. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perilaku konsumen menjadi penting untuk membantu pelajar mengenali faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian mereka. Siswa dan siswi perlu memahami bahwa popularitas suatu produk di media sosial tidak selalu menunjukkan bahwa produk tersebut merupakan kebutuhanyang harus segera dipenuhi.

Baca Juga :  Jalan Tol Dibangun, Apakah Kesejahteraan Rakyat Ikut Melaju?

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi perilaku pembelian impulsif adalah menerapkan pengelolaan uang saku secara terencana. Pelajar dapat membagi uang saku berdasarkan kebutuhan, seperti biaya transportasi, makanan, perlengkapan sekolah, tabungan, dan hiburan. Selain itu, membiasakan diri membuat daftar belanja, membandingkan harga, serta menunda pembelian sebelum mengambil keputusan dapat membantu mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan.

Literasi keuangan juga perlu diperkuat melalui perankeluarga dan lingkungan pendidikan. Orang tua dapat membiasakan anak berdiskusi mengenai prioritas pengeluaran, sedangkan sekolah dapat memberikan edukasi tentang perilaku konsumtif, pemasaran digital, dan pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Melalui pemahaman tersebut, pelajar diharapkan mampu menjadi konsumen yang lebih kritis dalam menghadapi perkembangan tren media sosial. Kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan bukanhanya membantu menjaga kestabilan uang saku, tetapi juga membentuk kebiasaan keuangan yang lebih bertanggungjawab.

Baca Juga :  Tengah Marak, Mahasiswa Hukum Unpam Serang Beri Penyuluhan Dan Pencegahan Judol Di SMKN 7 Pandeglang

Pada akhirnya, media sosial tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Platform digital tetap dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, mengembangkan kreativitas, dan mengenal peluang usaha. Hal yang terpenting adalah bagaimana siswa dan siswi mampu mengendalikan keputusan pembelian, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang populer.

Dengan demikian, penggunaan media sosial yang bijak dan pengelolaan uang saku yang baik dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang lebih cerdas secara digital dan finansial. ***

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru