Oleh: Mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang Tahun 2026
1). Mohammad Wildan Prasetyo (251092200068) – Sekretaris
[BANTENESIA.NET] – Generasi Z sering dikenal sebagai generasi yang adaptif, akrab dengan teknologi, dan memiliki akses luas terhadap informasi. Namun, di tengah derasnya arus informasi digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks, generasi muda juga menghadapi tantangan dalam memahami pentingnya keteladanan dan integritas. Pendidikan moral dan kepemimpinan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sinilah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berperan sebagai jembatan yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kehidupan siswa.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi Generasi Z, yang dilaksanakan di SMAN 1 Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan juga menjadi salah satu upaya untuk membantu membentuk karakter siswa SMA sejak dini.

Mengapa Integritas Menjadi Kunci?
Kepemimpinan tanpa integritas berisiko menimbulkan tindakan yang mengutamakan kepentingan pribadi dan merugikan orang lain. Dalam kehidupan siswa SMA, yang sedang berada dalam masa peralihan menuju kedewasaan, pemahaman tentang nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan konsistensi sangatlah penting.
SMAN 1 Kragilan sebagai salah satu institusi pendidikan menengah di Kabupaten Serang memiliki potensi besar dalam mempersiapkan generasi muda yang kelak dapat menjadi pemimpin masa depan Banten. Penerapan edukasi tentang kepemimpinan berintegritas di sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam dua aspek utama:
* Pemahaman Konseptual yang Aplikatif: Siswa tidak hanya diajak memahami nilai-nilai Pancasila dan etika kepemimpinan secara teori, tetapi juga didorong untuk menerapkannya dalam kegiatan organisasi siswa, seperti OSIS, MPK, maupun ekstrakurikuler.
* Kritis terhadap Lingkungan Sekitar: Pemahaman tentang integritas dapat membantu Generasi Z mengenali dan menolak perilaku yang menyimpang di lingkungan mereka, seperti kecurangan akademik, perundungan (bullying), dan ketidakdisiplinan.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Sekolah
Kehadiran tim pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Kragilan menunjukkan pentingnya kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah. Perguruan tinggi tidak boleh menjadi menara gading yang terisolasi dari persoalan nyata di masyarakat. Dengan turun langsung ke sekolah-sekolah di Banten, akademisi dan mahasiswa dapat berbagi pengetahuan serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Pendekatan yang interaktif, seperti diskusi kelompok, studi kasus kepemimpinan, dan simulasi pengambilan keputusan yang etis, dapat membantu siswa memahami pentingnya integritas dengan lebih mudah. Melalui pendekatan tersebut, siswa diajak menyadari bahwa menjadi pemimpin tidak selalu berarti memiliki jabatan formal, tetapi juga mampu memimpin diri sendiri dan melakukan hal yang benar meskipun tidak ada orang lain yang melihat.
Harapan bagi Masa Depan Banten
Upaya membangun karakter berintegritas pada Generasi Z di Kabupaten Serang merupakan investasi jangka panjang. Jika sejak bangku sekolah siswa sudah memahami dan membiasakan diri menerapkan nilai-nilai integritas, diharapkan pada masa depan Banten dan Indonesia memiliki generasi yang mampu menjadi profesional, birokrat, maupun pengusaha yang mengutamakan kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan pribadi.
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong pelaksanaan program serupa di sekolah lain di Provinsi Banten. Integritas bukanlah sesuatu yang terbentuk secara instan, melainkan nilai yang perlu dilatih dan diterapkan secara konsisten. Oleh karena itu, membangun kesadaran tentang pentingnya kepemimpinan berintegritas sejak di bangku sekolah merupakan langkah penting dalam mempersiapkan Generasi Z yang jujur, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.
Pada akhirnya, kepemimpinan berintegritas tidak hanya dibutuhkan ketika seseorang memiliki jabatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembiasaan sikap jujur, tanggung jawab, disiplin, dan adil sejak dini, Generasi Z diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dan mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masa depan Banten dan Indonesia yang lebih baik. ***







