Penulis: Nurhidayati
(Mahasiswi Program Studi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang)
[BANTENESIA.NET], Serang – Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang, Nurhidayati, mengikuti program magang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang. Selama kegiatan yang berlangsung pada 20 April hingga 5 Juni 2026, ia ditempatkan di Bidang Sumber Daya Air untuk mempelajari proses administrasi dan penyusunan laporan proyek pembangunan infrastruktur air.
Selama magang, Nurhidayati terlibat dalam berbagai aktivitas administrasi, mulai dari pencatatan data proyek, pengelolaan dokumen, pengarsipan surat masuk dan surat keluar, hingga membantu penyusunan laporan perkembangan pekerjaan. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya administrasi dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur di lingkungan pemerintah daerah.
Selain melaksanakan pekerjaan administrasi, Nurhidayati juga mengikuti proses orientasi, konsultasi, serta bimbingan bersama pegawai dan pembimbing lapangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai alur koordinasi kerja, tata kelola administrasi, serta mekanisme pelaporan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Pengalaman selama magang juga memberikan gambaran bahwa penyusunan laporan proyek tidak hanya menjadi bentuk dokumentasi kegiatan, tetapi juga berfungsi sebagai bahan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, ketelitian dalam pencatatan data serta koordinasi antarbagian menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar informasi yang disajikan tetap akurat.
Program magang ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja secara nyata. Selain meningkatkan kemampuan administrasi, kegiatan tersebut juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta kerja sama dalam lingkungan instansi pemerintah.
Melalui pelaksanaan magang di DPUPR Kota Serang, diharapkan mahasiswa dapat memiliki bekal pengalaman yang lebih baik sebelum memasuki dunia kerja. Pengalaman tersebut juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis di bidang administrasi publik. ***







