Penulis: Rafif Prayata Nurbintan
(Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik di UNPAM Kampus Serang)
[BANTENESIA.NET], Pandeglang – Rafif Prayata Nurbintan, seorang mahasiswa Program Studi Administrasi Publik di Universitas Pamulang, Kampus Serang, telah menyelesaikan masa magang di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang. Fokus dari magang ini adalah penerapan sistem informasi pertanahan guna meningkatkan efisiensi dalam pelayanan publik di bidang pertanahan.
Selama periode magang, mahasiswa terlibat langsung dalam beragam aktivitas layanan pertanahan, terutama dalam proses pendaftaran dan penentuan hak atas tanah. Aktivitas yang dilakukan mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen, verifikasi data, penginputan berkas kedalam sistem informasi pertanahan, dan pengarsipan dokumen pelayanan.
Dari kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya teknologi informasi dalam mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Sistem informasi pertanahan yang diterapkan di BPN Kabupaten Pandeglang dianggap mampu mempercepat pengolahan data, meningkatkan akurasi informasi, serta mendukung administrasi yang teratur dalam pelayanan publik.
Selain memperoleh pengalaman di bidang teknis, mahasiswa juga mengamati proses pelayanan di kantor pertanahan. Hasil observasi menunjukkan bahwa pelayanan pertanahan telah menggunakan sistem digital untuk membantu administrasi dan pengelolaan data. Namun, masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti tinggi jumlah permintaan layanan yang tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang ada, serta masih terdapat beberapa proses yang dilakukan secara manual.

Berdasarkan analisis yang dilakukan selama magang, pengoptimalan sistem informasi pertanahan memerlukan upaya berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan teknologi yang lebih terpadu. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses penyampaian layanan pertanahan, serta memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat.
Magang ini juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di dunia nyata. Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang administrasi publik, sekaligus memberikan wawasan yang lebih dalam tentang penyampaian layanan publik di sektor pertanahan.
Melalui magang di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja tetapi juga turut serta dalam memahami berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Hal ini sejalan dengan tuntutan modernisasi dalam pelayanan publik yang mengedepankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam melayani masyarakat. ***







