Serangkaian Serangan Teror di Rusia: Ancaman ISIS dan Peran Indonesia dalam Melawan Ideologi Terorisme

Rabu, 3 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

[BANTENESIA.NET] – Pengamat terorisme sekaligus penggiat Rumah Daulah Buku (Rudalku), Mohammad Soffa Ihsan, menyoroti kejadian teror di Rusia beberapa waktu lalu, dan menyampaikan beberapa poin penting terkait serangan teror di Moskow yang telah terjadi beberapa kali, termasuk serangan teror di gedung teater yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Black Widow. Mohammad Soffa Ihsan juga mencatat bahwa ada kemungkinan adanya faktor retaliasi yang terkait dengan invasi Rusia di Ukraina, yang memunculkan serangan balasan.

“Serangan teror terjadi selama perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung, yang pelaku serangan tersebut diduga berafiliasi dengan ISIS yang berbasis di Khorasan, sering disebut sebagai ISIS-K,” ujar Soffa, Rabu (3/4).

Baca Juga :  Peringati Hari Gerakan Sejuta Pohon, Dandim 0602/Serang Tekankan Pentingnya Pelestarian Lingkungan

Dirinya juga menyarankan bahwa ISIS dapat digunakan sebagai ‘amunisi’ oleh negara-negara musuh Rusia, sehingga serangan teror ini dapat dianggap sebagai bentuk ‘terorisme negara’ atau perang antara negara yang dilakukan melalui proxy.

Selanjutnya, Mohammad Soffa Ihsan mengungkapkan keprihatinannya terhadap keberlanjutan dan daya tarik ISIS sebagai pemicu kekerasan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dia mengingatkan bahwa sel-sel JAD yang berafiliasi dengan ISIS masih aktif di Indonesia dan terus menyebarluaskan ideologi mereka melalui internet maupun secara langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Marlin Agustina Unggul dalam Survei Elektabilitas untuk Calon Walikota Batam 2024

“Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan paham intoleransi dan radikalisme, terutama dalam konteks politik, yang dapat memicu radikalisasi di masyarakat,” tambahnya Soffa.

Mohammad Soffa Ihsan berpendapat bahwa ideologi transnasional seperti ISIS akan terus berkembang dalam situasi dunia yang tidak stabil saat ini, dengan konflik dan perang menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Baca Juga :  Sanggar Rossy's Entertainment Suguhkan Penari dan Model yang Memukau di Perayaan Spektakuler HUT Bhayangkara ke-77 Polresta Tangerang

“Penting bagi Indonesia sebagai negara yang sedang membangun dan memiliki demokrasi yang besar untuk selalu waspada terhadap ancaman kekerasan yang berbasis ideologi dan saya mengusulkan penegakan regulasi yang ketat dan peran aktif masyarakat dalam memerangi radikalisme,” jelasnya Soffa mengingarkan.

Mohammad Soffa Ihsan ini menekankan perlunya kesadaran kolektif dan tindakan bersama untuk melawan ideologi terorisme, serta pentingnya pendidikan dan perdamaian dalam mewujudkan keamanan dan persatuan di Indonesia. (Pou)

Berita Terkait

Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal Lampung 
Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang
Sopir Ekspedisi Lintas Jawa-Sumatera Diduga Edarkan Sabu di Serang, Polisi Sita Lebih dari 5 Gram
BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik
Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang
Terpilih Aklamasi, Ratu Siti Romlah Kembali Pimpin PW IPEMI Banten Periode 2026–2031
Meriahkan HUT Ke-81 RI, DPKPP Pandeglang Gelar berbagai Lomba Hingga Hias Kantor Pakai Barang Bekas
Viral Isu Kemacetan HAN 2026 Kabupaten Serang, Desi Ferawati: Bukti Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:02 WIB

Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang

Kamis, 3 September 2026 - 15:31 WIB

Sopir Ekspedisi Lintas Jawa-Sumatera Diduga Edarkan Sabu di Serang, Polisi Sita Lebih dari 5 Gram

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:41 WIB

BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Terpilih Aklamasi, Ratu Siti Romlah Kembali Pimpin PW IPEMI Banten Periode 2026–2031

Berita Terbaru