Serah Terima P3-TGAI Tahap 1 di Serang: Harapan Petani Meningkatkan Produksi Padi

- Redaktur

Rabu, 9 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Serah terima simbolis hasil Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahap 1 digelar di Kampung Malang Nengah, Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Rabu (9/10).

Program ini diinisiasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC) dengan tujuan meningkatkan efektivitas tata kelola air irigasi bagi para petani di wilayah tersebut.

Dalam acara ini, Kepala Desa Ciomas, Arudji Karta Winata, menyampaikan rasa syukurnya atas keberadaan program P3-TGAI.

Baca Juga :  Tak Terlayani di BPJS Ketenagakerjaan: Puluhan Peserta Rela Antri Sejak Dini Hari

“Program ini sangat positif, khususnya untuk para petani. Alhamdulillah, masyarakat, termasuk para ibu-ibu, juga turut membantu dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Arudji berharap program ini mampu meningkatkan hasil produksi pertanian di desanya, yang saat ini berkisar di angka 4 ton per hektar.

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini, hasilnya bisa meningkat menjadi 5 ton per hektar. Karena sering kali padi kekurangan air saat mulai berbuah, dan program ini diharapkan bisa mengatasi masalah itu,” harapnya.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, BI Banten dan BCA Gelar Sertifikasi Halal Massal di Serang

Program P3-TGAI di wilayah tersebut mencakup lahan seluas 30 hektar. Namun, Arudji menyebutkan masih ada sekitar 15 hektar sawah lain yang membutuhkan irigasi tambahan.

“Dengan adanya program ini, saya sangat senang. Semoga benar-benar bermanfaat bagi para petani,” tambahnya.

Baca Juga :  OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Awasi Ketat Pihak Utama di Sektor Keuangan Digital

Sebagai informasi lain, acara serah terima ini turut dihadiri oleh Kepala BBWSC, Ketut Jayada, perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, serta Tokoh Masyarakat dan Kelompok Tani setempat.

Para tamu undangan berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kesejahteraan petani melalui pengelolaan air yang lebih baik. (*/Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 35 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru