Tak Terlayani di BPJS Ketenagakerjaan: Puluhan Peserta Rela Antri Sejak Dini Hari

- Redaktur

Rabu, 29 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Puluhan peserta BPJS Ketenagakerjaan harus rela antri sejak pukul 2 dini hari demi mendapatkan nomor antrian untuk mengajukan klaim asuransi mereka.

Fenomena ini terlihat di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, di mana banyak pendaftar yang datang sejak dini hari untuk memastikan mereka mendapat giliran pelayanan.

Basuki, salah satu peserta yang sedang mengantri, mengungkapkan bahwa ini adalah hari ketiganya mengantri untuk mengajukan klaim Jaminan Kematian (JKM).

“Hari pertama saya datang jam 5 pagi, sudah tidak kebagian nomor antrian. Hari kedua, datang jam 4 pagi, mendapatkan nomor antrian 13, tapi ternyata yang dipanggil hari itu cuma 5 orang saja, sehingga saya kembali pulang,” ujar Basuki kepada media, Rabu (29/5).

Baca Juga :  Bappeda Gelar FGD Percepatan Penurunan Stunting di Kota Serang: Upaya Bersinergi dan Berkoordinasi

Basuki menjelaskan bahwa dia mengantar orang tuanya untuk mengajukan klaim JKM atas nama ibunya yang meninggal beberapa bulan lalu. Pada hari ketiga, dia mencoba datang lebih awal, yaitu pukul 2:00 WIB, dan mendapatkan nomor antrian 10.

“Dengan nomor antrian 10 itu, saya masih tidak yakin akan dipanggil, karena sebelumnya sudah diumumkan bahwa setiap harinya hanya akan dipanggil 5-8 orang saja,” kata Basuki, yang datang dari Kabupaten Lebak.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Achmad Fathoni, menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengkuotakan per jenis klaim, tetapi berdasarkan jumlah orang yang datang dan disesuaikan dengan jumlah Customer Service Officer (CSO).

Baca Juga :  Ditetapkan Prioritas Pengembangan Ekraf Nasional, Menteri Teuku Riefky Harsya: Banten Kian Diperhitungkan

“Saat ini sudah akhir Mei, kami hanya memiliki 2 CSO, jadi per hari hanya dapat melayani 80 orang yang datang. Setelah itu, tim bidang pelayanan memproses klaim online seperti Klaim JHT dengan Lapak Asik dan Klaim JKP dengan SIAPKERJA,” tuturnya melalui pesan WhatsApp.

Namun, ketika ditanya lebih jauh terkait keluhan antrian sejak pukul 2 dini hari, Achmad Fathoni tidak memberikan respon lebih lanjut.

Menurut laman resmi BPJS, Program JKM memberikan santunan kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Program ini bertujuan untuk memberikan santunan agar ahli waris dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak.

Baca Juga :  Ribuan Emak-emak Padati Stadion Maulana Yusuf dalam Lomba Senam Massal ASIK

Jaminan Kematian (JKM) adalah salah satu manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan UU No. 40 tahun 2004, yang diselenggarakan untuk memberikan santunan kematian kepada ahli waris peserta. Dengan adanya JKM, diharapkan ahli waris dapat melanjutkan hidup dengan layak meskipun ditinggalkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi tulang punggung keluarga. (*/Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru