Rambutan Parakan Jadi Indikasi Geografis Pertama di Banten, Meningkatkan Ekonomi Lokal

- Redaktur

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Rambutan Parakan berhasil menjadi Indikasi Geografis pertama di Provinsi Banten. Dan, menjadi Indikasi Geografis pertama pula untuk komoditas rambutan di Indonesia.

Disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Banten, Dodot Adikoeswanto, Rambutan Parakan sendiri sudah diusulkan sebagai Indikasi Geografis Provinsi Banten sejak Tahun 2019 lalu.

“Artinya, sudah melalui proses yang sangat panjang hingga pada akhirnya di awal Tahun 2024 ini, Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan berhasil terbit”, ujarnya saat memberikan sambutan dalam Diseminasi dan Penguatan Pendaftaran Indikasi Geografis di Aryaduta Hotel Tangerang, Rabu (22/05).

Baca Juga :  Fekraf Banten Ajak Masyarakat Banten untuk Melestarikan Kuliner Khas Banten

Adanya Sertifikat Indikasi Geografis ini, kata Dodot Adikoeswanto, membuat Rambutan Parakan akan mendapatkan perlindungan hukum sebagai Indikasi Geografi yang berasal dari Kabupaten Tangerang, sehingga tidak ada wilayah lain yang akan mengklaim sebagai daerah asal Rambutan Parakan.

 

Baca Juga :  Economic Outlook 2023-2024: Memajukan Banten sebagai Destinasi Ekonomi dan Pariwisata yang Menarik

Selain memberikan manfaat bagi perlindungan hukum, lanjutnya, dengan Sertifikat Indikasi Geografis ini, menjadi nilai lebih dan kebanggaan, dengan begitu bisa meningkatkan nilai perekonomian masyarakat di Kabupaten Tangerang.

“Dari sisi komersialisme, kita berharap Rambutan Parakan bisa meningkatkan taraf perekonomian dan pendapatan masyarakat yang ada di Kabupaten Tangerang”, katanya.

Selain Rambutan Parakan, Dodot Adikoeswanto menyebut jika masih terdapat 1 (satu) permohonan Indikasi Geografis lainnya yakni Talas Beneng dari Kabupaten Pandeglang yang saat ini masih dalam proses.

Baca Juga :  Seren Taun: Merayakan Warisan Leluhur Dalam Kemeriahan Tahunan

“Selain Talas Beneng, Banten juga memiliki potensi Indikasi Geografis lain yang bisa didaftarkan seperti Kopi Puhu Pandeglang, Kopi Cinangka Serang, Batu Kalimaya Lebak, Gula Aren Lebak dan Rambutan Tangkue Lebak”, ujar Dodot Adikoeswanto.

“Melihat banyaknya potensi yang ada, kami harapkan Pemerintah Kota/Kabupaten dapat memberikan atensinya untuk sehingga mendaftarkan Indikasi Geografis dari daerahnya”, pungkasnya. (*/Pou)

Berita Terkait

Horison Ultima Ratu Serang Rayakan Hari Jadi Ke-15 dengan Rangakaian Kegiatan Sosial dan Kepedulian Masyarakat
Deretan Guest Star hingga Kreativitas Anak Muda, Siap! Seru-Seruan di All Funtastik Competition 2026
Momentum Kartini, Adde Rosi Khoerunnisa: Perempuan Didorong Maksimalkan Peran di Berbagai Bidang
Semangat Hari Kartini, Kaban BPKAD Kota Serang: Perempuan Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan
Jaga Tradisi ‘Ngarawat Silaturahmi’ Keluarga Besar Mbah Salip dan Ibu Ekot Gelar Halal Bihalal Lintas Generasi
Atlet BMX Heru Anwari Luncurkan Buku “Suara dari Alaska” di Rumah Dunia, Angkat Kisah Hidup Menjadi Esai Reflektif
Netra Bercerita Hadirkan Ruang Berkarya bagi Anak Disabilitas Lewat Fun Games & Market Day
Berita ini 65 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:45 WIB

Horison Ultima Ratu Serang Rayakan Hari Jadi Ke-15 dengan Rangakaian Kegiatan Sosial dan Kepedulian Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:31 WIB

Deretan Guest Star hingga Kreativitas Anak Muda, Siap! Seru-Seruan di All Funtastik Competition 2026

Selasa, 21 April 2026 - 10:02 WIB

Momentum Kartini, Adde Rosi Khoerunnisa: Perempuan Didorong Maksimalkan Peran di Berbagai Bidang

Selasa, 21 April 2026 - 09:51 WIB

Semangat Hari Kartini, Kaban BPKAD Kota Serang: Perempuan Jadi Motor Penggerak Pembangunan

Minggu, 12 April 2026 - 09:01 WIB

Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan

Berita Terbaru