Atlet BMX Heru Anwari Luncurkan Buku “Suara dari Alaska” di Rumah Dunia, Angkat Kisah Hidup Menjadi Esai Reflektif

- Redaktur

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Heru Anwari Launching Buku “Suara dari Alaska”, di Teater Terbuka Rumah Dunia, Kota Serang. (Foto: Bantenesia)

Heru Anwari Launching Buku “Suara dari Alaska”, di Teater Terbuka Rumah Dunia, Kota Serang. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET] – Nyenyore dan Kado Lebaran 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran sekaligus diskusi buku Suara dari Alaska” karya Heru Anwari, Sabtu (14/3/2026) di Teater Terbuka Rumah Dunia, Kota Serang.

Buku tersebut menjadi langkah baru bagi Heru Anwari, seorang atlet BMX freestyle, yang mulai menapaki dunia kepenulisan melalui kumpulan esai reflektif yang lahir dari pengalaman hidupnya di berbagai perjalanan.

Diskusi buku dipandu oleh Ade Ubaidil sebagai moderator dengan menghadirkan jurnalis Banten, Wahyu Arya, sebagai pembedah buku. Membahas proses kreatif penulisan, pengalaman personal penulis, hingga peluang munculnya suara baru dalam dunia literasi di Banten.

Dalam pemaparannya, Heru menjelaskan bahwa tulisan-tulisan dalam bukunya lahir dari pengalaman tubuh yang ia jalani sendiri selama berkeliling dan bertemu banyak orang. Hal-hal sederhana, menurutnya, sering menjadi pintu menuju refleksi yang lebih dalam.

Nyenyore dan Kado Lebaran 2026, dirangkaikan dengan Launching sekaligus Diskusi Buku “Suara dari Alaska” karya Heru Anwari, di Teater Terbuka Rumah Dunia, Kota Serang. (Foto: Gelas Kosong)

Menulis bagi saya seperti perjalanan mencari jalan yang lebih sunyi, seperti mencari jalan suci. Ada kebahagiaan yang berbeda ketika pengalaman hidup bisa menjadi tulisan,” ujar Heru.

Baca Juga :  Raker UKO UNPAM Serang: Satukan Persepsi, Kuatkan Sinergi, dan Kokohkan Solidaritas untuk Kepengurusan Berintegritas

Moderator diskusi, Ade Ubaidil, menilai esai-esai dalam buku tersebut memiliki nuansa reflektif yang kuat sekaligus religius. Ia menduga hal itu tidak terlepas dari latar belakang Heru yang tumbuh dalam lingkungan pesantren.

Menariknya, Heru belajar menulis dari pengalaman yang dialaminya sendiri selama berkeliling dunia. Dari situ lahir kesadaran baru yang kemudian menjadi cerita,” katanya.

Sementara itu, Wahyu Arya menilai kemunculan buku pertama sering menjadi titik penting bagi seorang penulis. Menurutnya, pujian terhadap karya awal kadang justru membuat penulis berhenti berkarya.

Ketika buku pertama muncul lalu dipuji, itu bisa berbahaya. Banyak orang berhenti setelah itu,” ujarnya. Namun ia melihat latar belakang Heru yang tidak berasal dari dunia akademik justru membuka kemungkinan lahirnya tulisan yang segar.

Baca Juga :  Pop-Up Store ZTFF Diserbu Penggemar, Bukti Brand Lokal Serang Makin Kuat

Pandangan lain disampaikan Encep, pendiri Klinik Menulis. Ia menyoroti masih terbatasnya regenerasi penulis di Banten. Kemunculan Heru, menurutnya, menjadi bukti bahwa dunia literasi tetap terbuka bagi siapa saja.

Penulis di Banten sering kali orangnya itu-itu saja. Hari ini kita melihat sosok baru. Ini harus disambut dengan baik,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Gol A Gong, pendiri Rumah Dunia yang juga pernah menjabat sebagai Duta Baca Indonesia periode 2021–2025. Ia menilai buku “Suara dari Alaska” sebagai awal yang menjanjikan bagi perjalanan literasi Heru.

Ini awal yang bagus. Tinggal dieksplorasi lagi. Kisah-kisah seperti ini bisa berkembang menjadi tulisan perjalanan,” ujarnya.

Sementara itu, Arip Senjaya, dosen Filsafat Ilmu di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sekaligus penulis kata pengantar buku tersebut, menjelaskan bahwa “Alaska” dalam judul buku bukan sekadar wilayah geografis, melainkan metafora tentang pengalaman hidup dari pinggiran.

Baca Juga :  Pesantren Jurnalistik Zetizens 2024: Pelatihan Menulis Gratis untuk Generasi Z

Esai-esai Heru lahir dari pengalaman tubuh yang benar-benar ia alami sendiri. Itu membuatnya reflektif dan autentik,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Firman Venayaksa, penggerak komunitas Motor Literasi (Moli). Ia menilai buku tersebut membuktikan bahwa siapa pun, termasuk atlet, memiliki peluang untuk menulis karya reflektif.

Tidak semua orang berpikir seorang atlet bisa menulis esai seperti ini. Ini membahagiakan dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Diskusi buku berlangsung santai dan interaktif, diikuti mahasiswa, pegiat literasi, komunitas BMX freestyle, serta masyarakat umum. Menjelang senja, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan buka puasa bersama para peserta.

Penulis Buku “Suara dari Alaska”, Heru Anwari yang juga sebagai Atlet BMX Freestyle. (Foto: Istimewa)

Peluncuran buku “Suara dari Alaska” sekaligus menandai kemunculan suara baru dalam dunia literasi Banten, seorang atlet yang mengubah pengalaman tubuhnya di jalanan menjadi refleksi yang dituliskan di atas kertas. (*/Cipz)

Berita Terkait

Tiga Duta Batik Kota Serang Harumkan Banten di Ajang Nasional Superstar Model Indonesia 2026
Raker UKO UNPAM Serang: Satukan Persepsi, Kuatkan Sinergi, dan Kokohkan Solidaritas untuk Kepengurusan Berintegritas
Horison Ultima Ratu Serang Rayakan Hari Jadi Ke-15 dengan Rangakaian Kegiatan Sosial dan Kepedulian Masyarakat
Deretan Guest Star hingga Kreativitas Anak Muda, Siap! Seru-Seruan di All Funtastik Competition 2026
Momentum Kartini, Adde Rosi Khoerunnisa: Perempuan Didorong Maksimalkan Peran di Berbagai Bidang
Semangat Hari Kartini, Kaban BPKAD Kota Serang: Perempuan Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan
Jaga Tradisi ‘Ngarawat Silaturahmi’ Keluarga Besar Mbah Salip dan Ibu Ekot Gelar Halal Bihalal Lintas Generasi
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:56 WIB

Tiga Duta Batik Kota Serang Harumkan Banten di Ajang Nasional Superstar Model Indonesia 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:12 WIB

Raker UKO UNPAM Serang: Satukan Persepsi, Kuatkan Sinergi, dan Kokohkan Solidaritas untuk Kepengurusan Berintegritas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:45 WIB

Horison Ultima Ratu Serang Rayakan Hari Jadi Ke-15 dengan Rangakaian Kegiatan Sosial dan Kepedulian Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:31 WIB

Deretan Guest Star hingga Kreativitas Anak Muda, Siap! Seru-Seruan di All Funtastik Competition 2026

Selasa, 21 April 2026 - 10:02 WIB

Momentum Kartini, Adde Rosi Khoerunnisa: Perempuan Didorong Maksimalkan Peran di Berbagai Bidang

Berita Terbaru