[BANTENESIA.NET], Tangerang, Banten – Mahasiswa/i dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi (Prodi) Manajemen, Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Aeni Nabilah dan didukung oleh beberapa anggotanya yaitu Annisa Karimah, Diah puspitaningrum, Evaniah Nurhalizah, Mela Safitri dan di bimbing oleh Doaen, Indra Novendri, S.Pd., M.M yang bertemakan “Pelatihan dan Pengembangan SDM Dalam Penggunaan Media Sosial pada Organisasi GESIT di Kabupaten Tangerang”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26-27 April 2026 yang bertempat di Kp. Tegal Lame Rt.04 Rw.06, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dengan tujuan meningkatkan Pemahaman anggota Organisasi GESIT dalam penggunaan Media Sosial pada kegitan yang mereka lakukan.
Organisasi GESIT merupakan suatu perkumpulan masyarakat yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga, organisasi ini bergerak dibidang Sosial dimana kegiatannya yakni berbagi bersama, salah satu kegiatannya dilakukan pada hari jumat yakni kegitan Jum’at Berkah.
Organisasi tersebut masih menggunakan dana mandiri yang mereka kumpulakan dan belum memiliki donatur tetap.
Salah satu kendala yang dialami yakni kurangnya pemahaman mesia sosial untuk membantu melakukan pengumpulan dana.
Sebagian besar anggota Organisasi GESIT belum memahami lebih dalam terkait manfaat penggunaan Media Sosial Tiktok dan Instagram untuk menarik minat masyarakat untuk bergabung ataupun menjadi donatur dalam kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini kami berharap agar anggota organisasi GESIT kampung Tegal Lame maupun tidak, dapat meningkatkan wawasan pengetahuan dalam memanfaatkan Media Sosial sebagai strategi untuk menarik minat di Era Digital, dan dari kegiatan ini juga kami berharap mampu membantu para anggota organisasi memperluas jangkauan kegiatan mereka, meningkatkan citra organisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi organisasi,” ujar Aeni Nabilah sebagai ketua pelaksana.

Annisa Karimah menambahkan bahwa pelatihan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi anggota kelompok karena langsung berinteraksi dan berbagi ilmu dengan masyarakat.
“Kami berharap semangat ini dapat berlanjut dan anggota organisas semakin kreatif dalam menggunakan media sosial,” ucapnya.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dimana kegiatan ini diawali dengan survei awal untuk mengetahui kebutuhan anggota organisasi terkait penggunan Media Sosial diera digital. Selanjutnya dilakukan penyuluhan yang berisi materi tentang penggunaan Media Sosial sebagai alat pelatihan yang efektif, serta teknik pembuatan konten yang menarik. Ada sesi tanya jawab interaktif dengan peserta yang membuat suasana pelatihan semakin hidup dan produktif.
Dalam kegiatan ini masyarakat tampak antusias terlihat dari banyaknya pertanyaan maupun diskusi bersama yang membuat kegiatan ini semakin bersemangat. Tidak jarang juga pengurus setempat ikut dalam sesi penyuluhan maupun tanya jawab kegiatan ini.
Terakhir atau penutupan kegiatan ini adalah dengan sesi foto bersama para mahasiswi dengan para peserta kegiatan dan juga pemberian sertifikat serta sedikit cenderamata dari para mahasiswi sebagai bentuk terima kasih karena telah mengikuti kegiatan ini. ***







