Pengaruh Strategis Komunikasi Pemerintah Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Program Kebersihan Lingkungan di Kota Serang Tahun 2025

Jumat, 26 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fitria Wulandari, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Fitria Wulandari, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Penulis: Fitria Wulandari
Mahasiwa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang (UNPAM) Serang

Angga Rosidin, S. AP., M.AP (Dosen Pembimbing)

Zakaria Habib Al-Ra’zie S.I.P., M.Sos
(Kepala Program Studi Adminitrasi Negara, Universitas Pamulang Serang)

Program Studi Administrasi Negara – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Dalam pengawasan evaluasi program kebersihan lingkungan dengan pengontrolan kebijakan yang optimal pada pelayanan publik di Kota Serang. Bahwa sistem proses dapat membuktikan adanya hubungan antara peningkatan kinerja atas strategi komunikasi pemerintah terkait penyuluhan, sosialisasi, penggunaan media masa, dan media sosial untuk membangun kesadaran serta mengubah perilaku masyarakat sekitar diluar aktifitas.

Perencanaan suatu sistematis dapat dilihat dari komunikasi dan infomasi yang memudahkan partisipasi masyarakat lebih mendirikan dan membangunkan salah satu pilar kepemimpinan dari keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup. Dukungan pemerintah menyatukan strategi kebutuhan lingkungan yang bersih dan menyampaikan rancangan tujuan secara efektif kepada masyarakat tentang manfaat melestarikan kebersihan lingkungan yang mempunyai bentuk kesehatan antara alam dan manusia.

Baca Juga :  Lunturnya Nilai-Nilai Pancasila di Era Globalisasi: Penyebab, Dampak, dan Upaya Pemulihannya

Berdasarkan hasil visualisasi lingkungan hidup di Kota Serang, luas wilayah terbesar dimiliki oleh kasemen dengan presentase 24%. Dimana terlihat bahwa segmentasi wilayah Kota Serang memiliki persentase yang beragam, diantaranya:

1. Dari pemantauan pengukuran tingkat suhu udara mulai kisaran diatas maksimumnya 30⁰ sedangkan minimum 25⁰. Maka tahun 2021-2026 relatif stabil dan cukup baik dalam mengidentifikasi permasalahan semacam sanitasi pada kenyamanan masyarakat yang berkelanjutan.

2. Grafik perbandingan volume sampah tahun 2019-2025 di Kota Serang setiap tahunnya meningkat 780 ton. Dinas pemerintahan meminimalisirkan dampak akibat banyaknya jumlah konsumsi masyarakat.

3. Tren pertumbuhan kepadatan pendudukan per kecataman mengalami kenaikan. Sehingga perlu dipertahankan dari aspek pelaksanaan dan ketertiban program kegiatan sosial. Dimana berdasarkan hukum UU No.18 tahun 2008 tentang pengurangan, pemilihan, pengumpulan, dan pengangkuta proses akhir terhsdap kebersihan lingkungkan.

Baca Juga :  Peran Generasi Muda dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

4. Perbandingan curah hujan per bulan terkadang mengalami kenaikan ekstrem dan penurunan curah hujan minimum tetap sangat rendah hampir di semua bulan. Keseluruhan pola grafik menunjukkan siklus hujan-musim kemarau dalam satu tahu terdapat peningkatan 35% kasus penyumbatan dainase akibat sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan. Dari sisi sosial, lingkungan yang kotor berdampak pada menurunnya kenyamanan hidup dan citra kota.

Namun bagi anggaran program kerja dinas lingkungan hidup tahun 2024/2025 untuk membantu posisi pelatihan dan pembagian pemberdayaan lingkungan yang akuntabel sesuai pada transparansi pemakaian ataupun kegunaaan fungsinya. Oleh sebab itu, penyusunan dan dukungan dari pemerintah menyalurkan kepada masing-masing petugas untuk menyalurkan mekanisme program lingkungan bersih. Jadi adanya peluang peningkatan kesadaran, pembentukan sikap positif, perubahan perilaku, serta penguatan rasa memiliki.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Kota Serang telah melaksanakan berbagai strategi pendekatan secara formal maupun nonformal bersama DLH kepada lingkungan kelurahan dan RT/RW untuk menyampaikan langsung pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selanjutnya mengadakan kampanye kebersihan dengan mengunggah konten terkait kebersihan lingkungan di akun resmi pemerintahan yang mengunggah terkait edukasi pemilahan sampah, menjelaskan pentingnya gotong royong, serta msngajak penjagaan kebersihan fasilitas publik.

Baca Juga :  HAM di Persimpangan Jalan : Antara Kesadaran Warga dan Realita Penegakan di Indonesia

Tantangan utama pemerintah Kota Serang dengan merangkai peraturan adaptif terhadap karakter masyarakat. Pemerintah perlu menyesuaikan gaya komunikasi dengan nilai lokal seperti religiusitas dan rasa kebersamaan yang telah lama menjadi budaya masyarakat Kota Serang. Selain itu, keunggulan suatu program kebersihan lingkungan sangat bergantung pada peran kemampuan pemerintah dalam memanfaatkan situasi atau kondisi wilayahnya.

Demikian keterlimbatan masyarakat yang kreatif dengan baik dapat memastikan katalisator mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Pemerintah perlu menyampaikan secara jelas dan konsisten sesuai pada penegasan monitoring yang terjadi dari suatu pernyataan berita terhadap kualitas lingkungan hidup masyarakat. ***

Berita Terkait

Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas
Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja
Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia
Menjaga Data Pribadi di Internet: Mengapa “Password” Kuat Saja Tidak Cukup?
Pentingnya Menguasai Sistem Komputer bagi Generasi Muda
Perbandingan Sistem Hukum Indonesia dan Jepang: Membangun Penegakan Hukum yang Berintegritas dan Berorientasi pada Kepastian Hukum
Zombieisme Menjadi Paham Konsumtif: Suatu Tinjauan terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat Indonesia
Penegakan Hukum terhadap Kejahatan Siber: Perbandingan Indonesia dan Tiongkok

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:11

Pleno Tengah HMJM Periode V: Evaluasi sebagai Landasan Mewujudkan Organisasi yang Lebih Efektif, Terarah, dan Berkualitas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:52

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:57

Status “Freeze” MSCI Bikin Rp75 Triliun Dana Asing Kabur dari Bursa Indonesia

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:29

Menjaga Data Pribadi di Internet: Mengapa “Password” Kuat Saja Tidak Cukup?

Senin, 13 Juli 2026 - 10:25

Pentingnya Menguasai Sistem Komputer bagi Generasi Muda

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52