Pancasila Sebagai Moral Generasi Benteng Milenial

- Redaktur

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Emelia, Mahasiswi Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Putri Emelia, Mahasiswi Ilmu Hukum UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Nama : Putri Emelia

NIM : 251090200196

Semester : 1 (Satu)

Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Prodi : Ilmu Hukum

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Generasi milenial dan Gen Z ini sedang hidup di era yang penuh dengan kebebasan berekspresi. Akan tetapi, kebebasan ini sering sekali disalahgunakan, yang dampaknya akan mengakibatkan adanya sikap individualis, hedonis, bahkan intoleran. Dari banyaknya generasi muda pada saat itu, yang sedang dalam keadaan bebas untuk berekspresi, apakah kebebasan itu sudah diterapkan dengan bijak sesuai dengan nilai Pancasila? Hal inilah yang perlu kita perhatikan juga renungkan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemudian dengan hadirnya Pancasila dalam kehidupan ini, bukan hanya sebagai dasar negara, melainkan juga sebagai pedoman moral agar generasi muda tidak kehilangan arah dalam memaknai sebuah kebebasan.

Pancasila ini memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa indonesia yang cukup beragam.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan terbuka, kemudian tidak hanya itu, faktanya nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila ini juga dapat menjadi filter untuk menghindarkan generasi milenial dan Gen Z dari sikap individualis, hedonis, dan intoleran. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam sila Pancasila yang menjadi dasar negara dan nilai moral dalam membentengi generasi milenial sebagai berikut:

Baca Juga :  Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Online di Indonesia

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Dimana dalam sila ini mengajarkan kita, bahwa kebebasan berekspresi itu harus tetap sesuai dengan norma agama. Karena agama juga dapat menjadi pedoman moral yang membibing kita agar tidak menyalahgunakan kebebasan tersebut, sehingga setiap ucapan dan tindakan tetap memiliki batas yang selaras dengan nilai-nilai kebaikan.

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Dalam sila ini, kita seringkali diingatkan bahwa setiap orang berhak diperlakukan setara juga diberikan keadilan.

Sebagai generasi muda kita seharusnya peka terhadap isu-isu sosial, seperi diskriminasi atau perundungan, juga kita harus ikut aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih beradab agar terciptanya rasa adil, saling menghormati, dan hidup bersama bisa jadi lebih harmonis.

Baca Juga :  Korupsi di Pertamina: Cermin Buram Tata Kelola Energi dan Tanggung Jawab Negara

Sila Persatuan Indonesia

Menekankan tentang pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan. Tantangan terbesar generasi milenial adalah tidak mudah terpecah oleh polarisasi politik atau isu SARA yang beredar di internet.

Mengapa demikian, karena jika mereka tidak bijak dalam mengolah suatu informasi, mereka bisa saja mudah terpecah dan terprovokasi, padahal seharusnya mereka tetap kuat menjaga persatuan sebagai bangsa.

Sila Kerakyatan

Dalam sila ini, kita diberikan sebuah contoh nyata bahwa keputusan penting itu sebaiknya diambil dari hasil diskusi atau musyawarah, bukan hanya dari emosi sesaat yang kelak akan memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi beberapa pihak.

Hal ini bisa kita jadikan sebagai acuan atau bisa kita terapkan dalam sebuah organisasi di kampus maupun komunitas lainnya.

Baca Juga :  Kasus Penolakan Pendirian Rumah Ibadah dari Sila Ke-3 dan Ke-5 Pancasila

Sila Keadilan Sosial

Mengingatkan kita bahwa kesenjangan ekonomi dan pendidikan masih nyata juga mengakar di Indonesia.

Karena adanya perbedaan akses antar daerah, ketidakmerataan pembangunan, kondisi ekonomi keluarga dan kualitas tenaga pendidik serta fasilitas yang tidak memadai. Untuk itu kita sebagai generasi muda bisa ikut berperan aktif dalam gerakan sosial, seperti gotong royong, peduli lingkungan dan donasi kemanusiaan.

Selain itu kita juga bisa ikut berbagi ilmu pengetahuan kita kepada mereka yang belum menemukan kesempatan untuk menduduki bangku pendidikan, atau mendukung UMKM local agar tercipta keadilan yang lebih merata juga kesejahteraan dalam masyarakat.

Dengan demikian, Pancasila masih tetap penting sebagai pedoman hidup bagi generasi muda.

Nilai-nilainya dapat menjadi filter agar kebebasan kita dalam berekspresi tidak berubah menjadi sikap yang individualis, hedonis, atau intoleran, namun justru membentuk generasi muda yang beradab dan menjunjung tinggi persatuan. ***

Berita Terkait

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas
Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat
Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia
Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat
Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa
Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi GenZ
Menagih Janji Betonisasi Jalur Sawah Luhur sampai Kaligandu
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa

Berita Terbaru