Pancasila: Dari Slogan Menuju Tindakan Nyata

- Redaktur

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: NET)

(Foto: NET)

Oleh: Ilham Pratama
251090200700

(Mahasiswa Hukum UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Pancasila masih memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia. Namun, dalam kenyataannya, Pancasila saat ini sering kali hanya menjadi slogan atau simbol, sementara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih belum optimal. Masyarakat menghafal lima sila Pancasila, tetapi nilai-nilainya belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku dan tindakan.

Contohnya dapat dilihat pada sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Hingga saat ini masih ditemukan berbagai kasus kekerasan, intoleransi, dan diskriminasi di lingkungan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila belum sepenuhnya diwujudkan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :  Penguatan Hukum Anti-Korupsi: Membangun Integritas Bangsa di Era Modern  

Selain itu, sila ketiga mengenai Persatuan Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan. Di era digital, perbedaan pandangan politik, agama, maupun latar belakang sosial sering kali menimbulkan perpecahan, terutama di media sosial. Padahal, perbedaan seharusnya dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan memperkaya kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Opini Publik tentang Hukum Perdata di Indonesia

Pada sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, masih terdapat berbagai bentuk ketimpangan sosial dan ekonomi. Sebagian masyarakat menikmati kehidupan yang berkecukupan, sementara sebagian lainnya masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Situasi ini menunjukkan bahwa cita-cita keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila masih perlu terus diperjuangkan.

Meskipun demikian, Pancasila tetap relevan dan menjadi fondasi penting bagi bangsa Indonesia. Yang diperlukan saat ini bukan hanya menghafal atau mengucapkan Pancasila dalam berbagai kegiatan formal, melainkan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjaga persatuan, dan memperjuangkan keadilan merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila. Apabila nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara konsisten, Pancasila tidak hanya akan menjadi simbol negara, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. ***

Berita Terkait

Isu Dugaan Jual Beli Titik SPPG Merebak, Istana-DPR Pastikan Audit dan Beri Masukan ke BGN
Menguji Ketangguhan UUD 1945 di Era Digital: Antara Dinamika Politik dan Ancaman Hak Warga
Reforma Agraria di Prancis sebagai Fondasi Pertanian Modern dan Keadilan Sosial
Keberhasilan Reforma Agraria di Jepang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Pasca Perang Dunia II
Menakar Perlindungan Konsumen dalam Sengkarut Jual Beli Properti “Inden”
Peran Ombudsman dalam Mengawasi Kualitas Pelayanan Publik di Provinsi Banten
Klik “Setuju”, Apakah Benar-Benar Setuju? Problematika Kesepakatan dalam Perjanjian Digital
Lunturnya Nilai-Nilai Pancasila di Era Globalisasi: Penyebab, Dampak, dan Upaya Pemulihannya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:27 WIB

Isu Dugaan Jual Beli Titik SPPG Merebak, Istana-DPR Pastikan Audit dan Beri Masukan ke BGN

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:44 WIB

Pancasila: Dari Slogan Menuju Tindakan Nyata

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:34 WIB

Menguji Ketangguhan UUD 1945 di Era Digital: Antara Dinamika Politik dan Ancaman Hak Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Reforma Agraria di Prancis sebagai Fondasi Pertanian Modern dan Keadilan Sosial

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:58 WIB

Menakar Perlindungan Konsumen dalam Sengkarut Jual Beli Properti “Inden”

Berita Terbaru

(Foto: NET)

OPINI

Pancasila: Dari Slogan Menuju Tindakan Nyata

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:44 WIB