Menjelajahi Sejarah dan Literasi: MTs Salafiyyah Darul Bayan Mengadakan Wisata Edukatif

- Redaktur

Selasa, 24 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], SERANG – MTs Salafiyyah Darul Bayan Gembong, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, melakukan perjalanan Wisata Literasi dan History, bertajuk ‘For Ninth Grade Graduation of’, Senin (23/6/2025).

Rute perjalanan dimulai dari gedung Perpustakaan Kota Serang, Museum Negeri Banten, Keraton Surosowan, Museum Kepurbakalaan, dan diakhiri dengan ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Kepala MTs Salafiyyah Darul Bayan Gembong, Jejen Jaelani menjelaskan pihaknya mengunjungi gedung Perpustakaan Kota Serang, untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada para pelajar tentang minat baca literasi, serta pengetahuan mengenai sejarah di Banten pada masa kesultanan.

Kegiatan ini merupakan bentuk tasyakuran kelulusan siswa siswi kelas IX atau kelas 3 MTs Salafiyyah Darul Bayan Gembong.

“Untuk wisata literasi, kami ingin membangkitkan kembali semangat belajar kepada siswa siswi dalam membaca buku. Sebab, ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini berasal dari buku. Sehingga bisa meningkatkan minat baca kepada mereka,” terang Jejen.

Baca Juga :  Kasus Pungli di BPN Kota Serang: Bukti Masih Lemahnya Integritas Pelayanan Publik

“Sedangkan, untuk wisata sejarah, kita memberikan gambaran sesungguhnya yang terjadi di Banten pada masa kesultanan. Mulai dari masa penjajahan kolonial hingga masa kemerdekaan sekarang ini,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Jejen berharap para pelajar dapat terus berkembang sesuai potensinya masing-masing, tanpa meninggalkan budaya membaca buku.

“Mudah mudahan ke depan kita bisa lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bidang Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Filly Ratna Huri menyambut baik kedatangan rombongan siswa dan tenaga pendidik dari MTs Salafiyyah Darul Bayan Gembong.

“Wah luar biasa sekali karena jauh dari Panimbang. Spesial juga nih hari ini,” ujar Filly Ratna Huri.

Baca Juga :  Sachrudin Apresiasi Raker PTMSI Kota Tangerang

Adapun fasilitas yang tersedia di Perpustakan Kota Serang antara lain ruang anak, ruang teater, ruang difabel, koleksi-koleksi buku, mengupload e-pusda atau buku digital.

Menurutnya, keberadaan gadget dan media sosial sangat mempengaruhi anak-anak terhadap minat baca pada buku.

Namun, pihaknya berupaya menekankan minat baca masyarakat meningkat dengan cara Perpustakaan Keliling (Pusling).

“Kalau ditambah buku memang itu sudah pasti harus ditambah. Kemudian, pengunjungnya juga harus lebih banyak lagi. Kita di sini sebagai pustakawan harus lebih baik lagi. Alhamdulillah selama saya di sini banyak perubahan karena latar belakang saya di lapangan. Kita cari ke pelosok pelosok bawa mobil pusling kita giatkan gemar membaca,” tutur Filly Ratna Huri.

“Kita juga menerima kritik dan saran dari para pengunjung, supaya kita bisa membenahi apa saja yang kurang yang ada di sini,” Sambungnya

Baca Juga :  Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Pada UMKM Kerupuk Kerang di Desa Sidamukti Pandeglang

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Negeri Banten untuk mempelajari sejarah dan budaya Banten, dimana Mereka dapat melihat langsung artefak-artefak sejarah yang ada di museum, sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan mereka tentang sejarah Banten, dan dilanjutkan ziarah.

Widodo, sebagai pemandu Museum Negeri Banten, menyampaikan bahwa setiap hari ada kunjungan, baik dari keluarga maupun sekolah.

“Adanya museum ini menjadi alternatif pendidikan di luar jam pelajaran, sehingga memberikan warna baru bagi pengunjung untuk mengenal sejarah dan kebudayaannya,” kata Widodo.

“Harapannya, semoga yang berkunjung ke Museum Negeri Banten mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang sejarah Banten,” tambahnya.

Ia juga berharap kunjungan ke Museum Negeri Banten semakin banyak dan terus berkembang, baik dari segi infrastruktur maupun koleksinya. (***)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru