Mengukur Pengaruh Kualitas Pelayanan Masyarakat dalam Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis E-Government di Kecamatan Serang Tahun 2025.

- Redaktur

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Farah Rahmawati, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Farah Rahmawati, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Penulis : Farah Rahmawati
Dosen Pembimbing : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.,
Kepala Program Studi : Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos
Kemahasiswaan : Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P
Program Studi : Administrasi Negara
Universitas Pamulang, Serang

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Di Kecamatan Serang, transformasi digital pada tahun 2025 membawa tantangan dan peluang besar bagi pelayanan administrasi kependudukan.

Dengan adanya e-government, masyarakat sekarang dapat dengan mudah mengurus dokumen penting seperti e-KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan layanan pindah datang tanpa harus antri lama seperti sebelumnya. Namun, keberhasilan teknologi tergantung pada ketersediaan sistem digital dan kualitas pelayanan publik yang mendukungnya.

Baca Juga :  Kekerasan Jurnalis di Jawilan, Serang: Ketika Kebebasan Pers Masih Terancam

Sejauh ini, faktor terpenting dalam membangun kepercayaan masyarakat adalah kualitas pelayanan.

Masyarakat merasa digitalisasi akan menguntungkan ketika mereka melihat kecepatan proses, kejelasan informasi, kepastian waktu penyelesaian, dan kemudahan mengakses layanan melalui perangkat apa pun.

Baca Juga :  Tak Hanya Bertugas sebagai Anggota Polri, Aditya Tampomas Kembangkan Usaha Kuliner Seblak di Kota Serang

Aplikasi layanan online, integrasi data kependudukan, dan sistem antrean online telah membawa banyak inovasi ke Kecamatan Serang. tetapi, masalah selalu datang karena sebagian masyarakat belum terbiasa menggunakan teknologi dan ketika sistem digital mengalami kendala teknis.

Baca Juga :  Generasi Z Jadi Garda Terdepan Menjaga Pancasila di Era Digital

Kompetensi dan responsivitas staf juga sangat memengaruhi kualitas pelayanan. Meskipun teknologi dapat mempercepat proses, sentuhan tangan manusia masih sangat penting untuk membantu pemohon, terutama mereka yang mengalami kesulitan atau membutuhkan pendampingan.

Agar e-government benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, diperlukan aparatur yang ramah, responsif, dan mampu menyediakan solusi. ***

Berita Terkait

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?
Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas
Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat
Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia
Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Atas Lahan Bekas Masjid: Antara Kepentingan Ekonomi dan Aspirasi Masyarakat
Dari Arus Penyeberangan ke Peta Risiko: Strategi Baru Membendung Narkotika di Koridor Sumatera–Jawa
Studi Implementasi di Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas bagi GenZ
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Puluhan Remaja Terjaring Razia Kos-Kosan di Kota Serang, Sejauh Mana Peran Pemerintah?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Lalu Lintas di Jalan Raya Kramatwatu Keselamatan Bukan Sekadar Aturan di Atas Kertas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bukan Sekadar Dibangun: Fasilitas Publik Juga Harus Dirawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Ketika Rumah Do’a Dipersoalkan: Ujian Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kopdes vs UMKM: Kompetisi Semu atau Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa?

Berita Terbaru