Mahasiswa dan Dosen UNPAM Serang Gelar PKM Literasi Keuangan di Ponpes Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah

- Redaktur

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] Sebanyak puluhan siswa-siswi Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah mengikuti kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) Kota Serang.

(Foto: Istimewa)

Kegiatan bertajuk “Pengabdian Kepada Masyarakat Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan Bagi Generasi Muda Melalui Pembelajaran Manajemen Keuangan Dasar”, Jumat (17/4/2026) di Ruang Aula Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dan XII dengan antusiasme tinggi. Hadir pula sejumlah dosen pembimbing, mahasiswa, serta pengurus pondok pesantren.

Acara diawali dengan sambutan pembuka dari Kepala Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah, Suhaemi, S.Pd.I.

Kepala Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah, Suhaemi, S.Pd.I. (Foto: Istimewa)

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tim Universitas Pamulang yang telah memilih pondok pesantren sebagai lokasi pengabdian.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Literasi keuangan adalah bekal penting bagi santri, terutama yang akan memasuki dunia kerja atau melanjutkan studi,” ujar Suhaemi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Karsikah, S.E., M.M. , yang mewakili Program Studi Manajemen Universitas Pamulang. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dampak Dalam Memberikan Makanan Cepat Saji Kepada Anak
Sambutan perwakilan dari Program Studi Manajemen Universitas Pamulang, Karsikah, S.E., M.M. (Foto: Istimewa)

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengelola keuangan pribadi secara bijak, disiplin, dan bertanggung jawab sejak dini,” tutur Karsikah.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi inti yang disampaikan langsung oleh Bapak Riski Wisnu Prakoso, S.M., M.M. selaku Ketua Pelaksana PKM. Dengan didampingi anggota tim Ibu Lailatul Uyun, S.E., M.M. serta dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Pamulang Kota Serang, materi disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh para santri.

Materi yang dibahas meliputi:
Pentingnya perencanaan keuangan pribadi, termasuk membedakan kebutuhan dan keinginan.

Kebiasaan menabung dan mengatur pengeluaran meskipun dengan uang saku terbatas.

Pengenalan instrumen investasi sederhana yang aman dan legal bagi pemula, seperti tabungan emas digital dan reksa dana pasar uang.

Baca Juga :  Universitas Pamulang PSDKU Serang Dorong Santri Jadi Digitalpreneur Kreatif

Dalam pemaparannya, Riski Wisnu Prakoso, S.M. M.M menekankan bahwa membangun kebiasaan finansial yang baik harus dimulai sejak usia remaja “Jangan menunggu kaya untuk menabung, tetapi menabunglah agar menjadi kaya. Konsistensi menyisihkan uang meskipun kecil akan membentuk karakter hemat dan mandiri,” tegasnya.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen paling dinamis. Para siswa kelas XI dan XII dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengelola uang jajan harian, menghindari gaya hidup konsumtif di era digital, hingga bagaimana memulai investasi sebagai seorang santri.

Seorang siswa bertanya, “Bagaimana cara menabung yang efektif jika uang saku pas-pasan?” Tim PKM menjawab dengan memberikan tips sederhana, seperti menyisihkan minimal Rp2.000 per hari, membuat catatan pemasukan dan pengeluaran, serta menggunakan metode amplop atau celengan target.

Seluruh pertanyaan dijawab dengan bahasa yang ringan dan contoh nyata yang relevan dengan keseharian para santri. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat hingga sesi berakhir.

(Foto: Istimewa)

Kegiatan PKM ini memiliki makna strategis dalam membentuk bagi generasi muda yang cerdas finansial. Bagi Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali santri dengan life skills di bidang keuangan yang selama ini belum tersentuh secara sistematis dalam kurikulum pesantren.

Baca Juga :  Tan Malaka: Revolusioner yang Mengajarkan Nasionalisme dengan Kesadaran

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional peningkatan literasi keuangan yang digalakkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan adanya edukasi sejak dini, diharapkan para santri mampu terhindar dari perilaku konsumtif, pinjaman online ilegal, serta investasi bodong.

Secara keseluruhan, PKM “Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan Bagi Generasi Muda Melalui Pembelajaran Manajemen Keuangan Dasar” berjalan lancar, edukatif, dan inspiratif. Para santri pulang dengan wawasan baru dan motivasi untuk mulai mengatur keuangan pribadi secara lebih bijak.

Tim PKM Universitas Pamulang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di pondok pesantren tetapi juga di berbagai sekolah dan komunitas lainnya, demi menciptakan generasi muda Indonesia yang mandiri, disiplin, dan sejahtera secara finansial. ***

Berita Terkait

BUMDes Gunung Batu Tingkatkan Citra Lewat Influencer dan Konten Digital
DPRD Banten Mulai Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah di SMA maupun SMK, Yeremia : Harus Jadi Refleksi Bersama
Mahasiswa UPG Kunjungi Tomkins Bandung untuk Implementasi Ilmu Kewirausahaan
Diduga Ada Permainan Uang, DPRD Banten Soroti Seleksi Kepala Sekolah
Mahasiwa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Jagabaya
DPRD Banten Soroti Proses Perpindahan di SMAN 2 Kota Serang, Yeremia : Ada Pungli Bisa Langsung Lapor
SMAN 2 Kota Serang Gelar Tes Siswa Pindahan, Dugaan Pungli Sebesar Rp 500 Ribu – Rp 1 Juta
Penyuluhan Pencegahan Tindakan Perilaku Bullying Terhadap Sesama Siswa Di SMKN 7 Pandeglang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:00 WIB

Mahasiswa dan Dosen UNPAM Serang Gelar PKM Literasi Keuangan di Ponpes Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah

Jumat, 17 April 2026 - 11:33 WIB

BUMDes Gunung Batu Tingkatkan Citra Lewat Influencer dan Konten Digital

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:48 WIB

DPRD Banten Mulai Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah di SMA maupun SMK, Yeremia : Harus Jadi Refleksi Bersama

Senin, 19 Januari 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa UPG Kunjungi Tomkins Bandung untuk Implementasi Ilmu Kewirausahaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:48 WIB

Diduga Ada Permainan Uang, DPRD Banten Soroti Seleksi Kepala Sekolah

Berita Terbaru