Luncurkan Program SERAMBI 2026, Kepala KPw BI Banten: Masyarakat Antusias

- Redaktur

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran SERAMBI 2026 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)

Peluncuran SERAMBI 2026 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Antusiasme masyarakat Provinsi Banten dalam memanfaatkan layanan penukaran uang Rupiah melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 1447 H/ 2026 M, terlihat sangat tinggi sejak dimulainya rangkaian layanan pada 13 Februari 2026 lalu.

Program yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) melalui Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw BI) Provinsi Banten ini menjadi solusi utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan uang layak edar menjelang Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Untuk mendukung kelancaran transaksi selama periode Ramadan dan Idulfitri, BI Provinsi Banten menyiapkan uang layak edar sebesar Rp3,2 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari: Rp2,78 triliun Uang Pecahan Besar (UPB), Rp0,42 triliun Uang Pecahan Kecil (UPK).

Baca Juga :  Serangkaian Serangan Teror di Rusia: Ancaman ISIS dan Peran Indonesia dalam Melawan Ideologi Terorisme

Nilai ini meningkat 4,8 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp3,06 triliun.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menyampaikan bahwa peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

“Penyediaan uang layak edar sebesar Rp3,2 triliun ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan kebutuhan masyarakat Banten terpenuhi secara optimal. Kami juga terus mengedepankan layanan yang tertib, transparan, dan berbasis digital agar masyarakat semakin nyaman,” ujar Ameriza.

Guna memastikan pemerataan akses, layanan penukaran uang digelar di seluruh 8 kabupaten/kota di Banten melalui berbagai kanal, di antaranya: 57 titik loket perbankan (23 Februari – 13 Maret 2026), 9 mobil layanan terpadu di Masjid Al Bantani KP3B (3–5 Maret 2026), 9 titik Kas Keliling BI di sekitar masjid agung/raya (19–27 Februari, 2 dan 6 Maret 2026), 2 titik Rest Area di KM 45B Tol Merak–Jakarta dan KM 43 Tol Jakarta–Merak (12 Maret 2026), 20 Mitra Kerja BI, termasuk Angkasa Pura Bandara Soekarno-Hatta dan ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Merak

Baca Juga :  Kolaborasi Hebat: Putra Putri Banten Bersama BNN Provinsi Banten Memerangi Narkoba!

Langkah ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mendapatkan uang baru secara tertib dan terorganisir.

Dalam pelaksanaannya, BI mengoptimalkan penggunaan aplikasi digital PINTAR (pintar.bi.go.id). Masyarakat diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang.

Sistem ini diterapkan guna memastikan distribusi yang adil dan menghindari antrean panjang di lokasi layanan.

Tak hanya menyediakan layanan penukaran, BI juga mengkampanyekan gerakan “Paham Rupiah: Belanja Bijak” serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi digital melalui QRIS sebagai alternatif pembayaran yang lebih mudah, aman, dan efisien.

Baca Juga :  Disperindag Kabupaten Tangerang Pastikan Timbangan Bagasi Pesawat di Bandara Soekarno Hatta Akurat

Pelaksanaan SERAMBI 2026 turut bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta seluruh perbankan di Provinsi Banten.

Melalui sinergi tersebut, program ini diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga semakin meningkatkan kesadaran akan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, dengan mengusung Tema: “Rupiah Memberi Makna, di Bulan Penuh Berkah”.

SERAMBI 2026 menjadi wujud nyata komitmen Bank Indonesia dalam menghadirkan layanan prima bagi masyarakat Banten di momentum suci Ramadhan dan Idulfitri. (*/Ade Jamaludin)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru