KH. Achmad Badrudin Serukan Kemaslahatan Umat dan Bijak Bermedia Sosial di Tengah Gejolak Politik Nasional

Sabtu, 22 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], SERANG – Pengajian di lingkungan Pondok Pesantren Ta’dibul Ahkam diwarnai pesan mendalam dari Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten.

Dalam Pengajian rutin sekaligus Ceramah yang digelar Jumat dan Sabtu, di Kampung Kembang Jati, Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang, Provinsi Banten, beliau menyampaikan pesan penting, menjaga kemaslahatan umat dan bijak menghadapi dinamika politik yang tengah memanas di tanah air.

Foto Bersama Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten dan Bapak-Bapak para Jamaah. (Foto: Bantenesia)

Dalam sesi awal pengajian sekaligus Ceramah, KH. Achmad Badrudin menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah pembinaan moral bagi jamaah.

“Pengajian dan ceramah ini bertujuan untuk kemaslahatan umat, agar kita dapat menolak berbagai mafsadah atau hal-hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025) di Masjid An-Nasyi’ah.

Baca Juga :  Serangan Siber Mengancam Stabilitas Politik: Negara Dituntut Tingkatkan Keamanan dan Literasi Digital
Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

Dirinya turut mengapresiasi lingkungan santri dan masyarakat yang dinilai solid dalam menjaga nilai keislaman.

“Insya Allah Masyarakat di sini, khususnya para santri, adalah lingkungan yang bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan bisa dikatakan sebagai kota santri yang penuh nilai-nilai keislaman,” tambahnya.

KH. Achmad Badrudin berharap kegiatan semacam ini terus menjadi penguat dalam membangun masyarakat yang religius, aman, dan penuh keberkahan.

KH. Achmad Badrudin menyampaikan imbauan tegas terkait kericuhan yang terjadi setelah penonaktifan lima anggota DPR RI oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada 5 November 2025.

Baca Juga :  H. M Azmy Maulidy Dewan Kabupaten Serang Terpilih, Soroti Bahaya Judi Online
Foto Bersama Pimpinan Ponpes, KH. Achmad Badrudin RH, yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten dan Ibu-Ibu para Jamaah. (Foto: Bantenesia)

Masih dirinya, menyoroti bahwa pernyataan publik Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya yang ramai beredar di media sosial telah memicu ketersinggungan masyarakat. Dampaknya menjalar hingga aksi protes, penyerangan rumah para anggota DPR, penjarahan, hingga pembakaran Kantor DPRD.

“Kejadian ini mengingatkan kita bahwa dalam menggunakan media sosial harus berhati-hati. Ucapan yang kita keluarkan harus dipikirkan terlebih dahulu. Mulutmu harimaumu,” tegasnya.

KH. Achmad Badrudin meminta masyarakat, khususnya warga Banten, untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan terus mendoakan keselamatan daerah.

Baca Juga :  Helldy Ajak Partai Politik Bersatu dalam Pemilu yang Damai dan Demokratis

“Waspada terhadap provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab, baik isu dari pusat maupun daerah,” pesannya.

KH. Achmad Badrudin juga mengajak jamaah untuk mengingatkan anak-anak serta kerabat agar tidak terjebak berita bohong, hasutan, ujaran kebencian, maupun isu SARA yang dapat merusak persatuan.

Ceramah tersebut menegaskan kembali bahwa menjaga kedamaian dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, terutama di era media sosial yang begitu cepat menyebarkan informasi.

Melalui pengajian yang penuh hikmah ini, KH. Achmad Badrudin berharap masyarakat dapat tetap bijak, tenang, dan senantiasa mengedepankan kemaslahatan dalam menghadapi situasi apa pun. (Pou)

Berita Terkait

Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal Lampung 
Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang
Sopir Ekspedisi Lintas Jawa-Sumatera Diduga Edarkan Sabu di Serang, Polisi Sita Lebih dari 5 Gram
BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik
Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang
Terpilih Aklamasi, Ratu Siti Romlah Kembali Pimpin PW IPEMI Banten Periode 2026–2031
Meriahkan HUT Ke-81 RI, DPKPP Pandeglang Gelar berbagai Lomba Hingga Hias Kantor Pakai Barang Bekas
Viral Isu Kemacetan HAN 2026 Kabupaten Serang, Desi Ferawati: Bukti Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:34 WIB

Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal Lampung 

Kamis, 3 September 2026 - 16:02 WIB

Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:41 WIB

BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Terpilih Aklamasi, Ratu Siti Romlah Kembali Pimpin PW IPEMI Banten Periode 2026–2031

Berita Terbaru