Aset Tumbuh 32,7 Persen, Bank Banten Catat Laba Rp41,9 Miliar dan Perkokoh Fundamental

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten. (Foto: Istimewa)

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Penghujung tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten. Kepercayaan para pemangku kepentingan meningkat signifikan seiring dengan kinerja keuangan yang kian moncer dan fundamental perseroan yang semakin kuat.

Hingga akhir November 2025, total aset Bank Banten berhasil menembus angka Rp10,02 triliun atau tumbuh 32,7 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp7,55 triliun. Penyaluran kredit juga menunjukkan tren positif dengan nilai mencapai Rp4,66 triliun, naik 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh lonjakan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 43 persen menjadi Rp6,95 triliun. Tidak hanya tumbuh secara bisnis, kualitas kredit Bank Banten juga mengalami perbaikan signifikan, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL gross) yang turun menjadi 5,10 persen.

Selama tahun 2025, Bank Banten juga tercatat tidak pernah mengalami gangguan likuiditas maupun gagal bayar. Kondisi permodalan berada pada level yang sangat kuat dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) mencapai 37,34 persen, jauh di atas ambang batas regulator sebesar 11 persen.

Baca Juga :  Sektor Keuangan Jabodebek dan Banten Tetap Solid hingga 2025, OJK: Pertumbuhan Positif dan Perlindungan Konsumen Meningkat

Kinerja positif tersebut semakin lengkap dengan capaian laba bersih hingga akhir November 2025 sebesar Rp41,93 miliar. Angka ini bahkan telah melampaui laba bersih sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp39,33 miliar.

Capaian kinerja gemilang tersebut beriringan dengan tonggak strategis lainnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menutup seluruh proses pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Banten dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim). Penegasan persetujuan efektif struktur KUB diterbitkan OJK pada 15 Desember 2025.

Dengan selesainya seluruh tahapan teknis dan administrasi, Bank Banten resmi masuk dalam struktur KUB bersama Bank Jatim sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun sesuai Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Baca Juga :  OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan

Pembentukan KUB ini menjadi tonggak penting dalam penguatan fundamental Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah Provinsi Banten. Kolaborasi antarbank melalui KUB dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing di tengah tantangan industri perbankan dan percepatan digitalisasi, sekaligus memperkuat permodalan, efisiensi operasional, serta perluasan jaringan dan layanan.

Kerja sama tersebut tidak mengurangi peran dan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali. Sebaliknya, sinergi dengan Bank Jatim yang berstatus BPD kelas atas justru menghadirkan dukungan nyata, mulai dari penguatan permodalan dan likuiditas, peningkatan tata kelola dan manajemen risiko, perbaikan kualitas layanan, hingga pengembangan produk dan digitalisasi perbankan.

Efektifnya KUB Bank Banten–Bank Jatim juga memberikan kepastian dan keyakinan bagi pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten untuk mempercayakan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) secara aman, profesional, dan akuntabel. Pengelolaan RKUD menjadi pintu masuk kerja sama bisnis yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kesuksesan Wedding Gathering di Aston Serang Hotel & Convention Center

Sebagai bank yang lahir dari dan untuk masyarakat Banten, Bank Banten terus mengajak seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan produk dan layanan yang dimiliki. Partisipasi aktif tersebut diyakini akan memperkuat peran Bank Banten sebagai penggerak ekonomi daerah dan mendorong target menjadi lima besar Bank Pembangunan Daerah terbaik di Indonesia.

Manajemen Bank Banten menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten selaku Pemegang Saham Pengendali, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim, Otoritas Jasa Keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Banten. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Bank Banten untuk tumbuh sehat, berkelanjutan, dan menjadi regional champion yang membanggakan. (*)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WIB