SAMSAT Keliling dan Harapan Masyarakat untuk Pelayanan Publik yang Lebih Nyaman

- Redaktur

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ageung Putri Aprilia, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Ageung Putri Aprilia, Mahasiswi Administrasi Negara UNPAM Serang. (Foto: Istimewa)

Penulis : Ageung Putri Aprilia
Mahasiswa Administrasi Negara Semester 5
Dosen Pembimbing : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P
Ketua Program Studi Administrasi Negara : Zakaria Habib Al-Razie, S.IP., M.Sos.
Kemahasiswaan : Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P
Program Studi Administrasi Negara
Universitas Pamulang Kampus Serang

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – SAMSAT Keliling hadir sebagai salah satu inovasi pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus mendatangi kantor SAMSAT.

Program ini sangat membantu, terutama bagi warga yang memiliki kesibukan atau tinggal jauh dari pusat kota. Masyarakat bisa mengurus pajak lebih dekat, lebih cepat, dan lebih praktis.

Baca Juga :  Cegah Naik Angka Stunting, Pj Walikota Serang Teroboskan seluruh ASN Kota Serang jadi Bapak Asuh Gizi Buruk dan Stunting

Namun, di balik manfaat tersebut, masih ada beberapa hal yang dirasakan masyarakat sebagai tantangan.

Tidak jarang antrean panjang terjadi, fasilitas tunggu masih terbatas, dan informasi jadwal pelayanan belum sepenuhnya merata.

Kondisi ini membuat sebagian warga merasa belum sepenuhnya nyaman saat menunggu layanan.

Dalam pandangan administrasi publik, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan proses administrasi, tetapi juga kenyamanan dan pengalaman masyarakat selama mendapatkan layanan.

Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang ramah, jelas informasinya, fasilitasnya memadai, dan menghargai waktu masyarakat. Ketika pelayanan dilakukan dengan cara yang manusiawi, masyarakat akan merasa lebih dihargai sebagai warga negara.

Baca Juga :  Tan Malaka: Revolusioner yang Mengajarkan Nasionalisme dengan Kesadaran

Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan agar pelayanan SAMSAT Keliling semakin optimal. Misalnya dengan menambah fasilitas kursi tunggu, memperbaiki sistem antrean, menyebarkan informasi jadwal pelayanan secara lebih luas melalui media sosial dan perangkat desa, serta meningkatkan kemampuan komunikasi petugas di lapangan. Langkah-langkah ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sangat berarti bagi masyarakat.

SAMSAT Keliling sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pelayanan publik yang baik di daerah.

Baca Juga :  Viralnya Foto Editan Jokowi–Prabowo dan Batas Kebebasan Ekspresi Warganet di Era UU ITE

Jika kualitas pelayanannya terus ditingkatkan, bukan hanya masyarakat yang merasa terbantu, tetapi juga tingkat kepatuhan pembayaran pajak akan meningkat. Pada akhirnya, penerimaan pajak daerah akan semakin baik dan berkontribusi pada pembangunan yang bermanfaat untuk semua, termasuk perbaikan fasilitas umum di wilayah Pandeglang dan sekitarnya.

Evaluasi bukan berarti mencari kesalahan, tetapi sebagai bentuk kepedulian bersama agar pelayanan publik semakin maju. Harapannya, pelayanan SAMSAT Keliling bisa semakin dekat, semakin nyaman, dan semakin memudahkan masyarakat di Banten pada umumnya. ***

Berita Terkait

Ketika Kelalaian Mengancam: Tanggung Jawab Hukum dalam Pengelolaan Wisata Baduy
Generasi Z Jadi Garda Terdepan Menjaga Pancasila di Era Digital
Spekulasi Opini Publik terhadap Kasus Nadiem Makarim Sebelum Putusan Pengadilan
Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Masih Membebani Masyarakat
Kenaikan Harga Bahan Pokok di Banten 2026: Tantangan Ekonomi yang Perlu Diatasi Bersama
Membedah Anomali “Muda dan Merana”: Mengapa Generasi Hari Ini Terjebak dalam Labirin Kemiskinan?
Implementasi Konsep Manajemen bagi Mahasiswa UNPAM Kampus Kota Serang Melalui Edukasi Pasar Modal di BEI
Solidaritas dan Pembentukan Karakter dalam Himpunan Mahasiswa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:12 WIB

Ketika Kelalaian Mengancam: Tanggung Jawab Hukum dalam Pengelolaan Wisata Baduy

Senin, 25 Mei 2026 - 11:48 WIB

Generasi Z Jadi Garda Terdepan Menjaga Pancasila di Era Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:46 WIB

Spekulasi Opini Publik terhadap Kasus Nadiem Makarim Sebelum Putusan Pengadilan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:11 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Masih Membebani Masyarakat

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:48 WIB

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Banten 2026: Tantangan Ekonomi yang Perlu Diatasi Bersama

Berita Terbaru