Dibuat oleh:
Dina Resa,
Alya Rohimah,
Dinda Nurul Afifah
[BANTENESIA.NET] – Mahasiswa UNPAM Serang menggelar kegiatanPengabdia Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Edukasi Literasi Keuangan Bagi Siswa/I Dengan Tema Pengelolaan Keuangan Pribadi Dan PencatatanKeuangan Harian”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh para siswa/i dan didampingi para guru. Tujuannya adalah membekaligenerasi muda dengan kemampuan mengatur uang sejak dini, agar kelak mampu mengambil keputusanfinansial yang bijak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar pengelolaan keuangan pribadi, mulai darimembedakan kebutuhan dan keinginan (impulsive buyying), menyusun skala prioritas pengeluaran, hingga membiasakan menabung. Para siswa dan siswijuga diajak memahami pentingnya menyisihkansebagian uang saku untuk tujuan jangka pendekmaupun jangka panjang, serta menghindari perilakukonsumtif yang kerap muncul di kalangan remaja.
Selain materi pengelolaan keuangan, pesertamendapat praktik langsung mencatat keuangan harian. Mereka belajar mencatat pemasukan dan pengeluaransecara rutin, baik menggunakan buku catatansederhana maupun aplikasi pencatat keuangan di ponsel. Dengan pencatatan yang konsisten, siswa/idapat melihat ke mana uang mereka mengalir, mengenali pengeluaran yang tidak perlu, dan menyusun anggaran yang lebih terencana.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Siswa/iterlihat antusias mengikuti sesi diskusi, simulasi, dan tanya jawab, serta aktif menceritakan kebiasaankeuangan mereka sehari-hari.
Kepala SMK Pariwisata Al-Khairiyah, Edi Junaedi, S.Pd.i., M.Pd., menyampaikan bahwa literasikeuangan merupakan bekal hidup yang samapentingnya dengan keterampilan kejuruan. “Siswakami disiapkan untuk terjun ke dunia pariwisata dan perhotelan. Selain keterampilan teknis, mereka perlumemiliki kemampuan mengelola keuangan denganbaik. Kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran, sekecil apa pun, adalah langkah awalmembangun kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujarEdi Junaedi. Menurutnya, kebiasaan finansial yang sehat yang dibentuk sejak bangku sekolah akanberdampak panjang, baik ketika siswa/i bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan.”Kami berharap anak-anak tidak hanya pandai melayani tamudan bekerja profesional, tetapi juga cerdas mengaturpenghasilan, mampu menabung, dan terhindar daripola hidup boros,” tambahnya.
Pihak sekolah berencana menjadikan edukasiliterasi keuangan sebagai kegiatan berkelanjutan, misalnya melalui pembiasaan pencatatan keuanganharian dan pendampingan oleh guru. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak berhentipada satu kali kegiatan, melainkan menjadi kebiasaanyang melekat pada keseharian siswa/i. Melaluikegiatan ini, SMK Pariwisata Al-Khairiyah berharaplahir lulusan yang kompeten di bidangnya, berkarakter, serta memiliki kemandirian finansialsebagai bekal menghadapi masa depan. ***





