20.000 Anak PAUD dan SD Ikuti Gerakan Makan Tanpa Drama di Kabupaten Serang, Perkuat Kampanye Hidup Sehat dan Cegah Stunting

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], SERANG – Sebanyak 20.000 anak usia dini dan siswa Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga IV dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang mengikuti Gerakan Makan Tanpa Drama yang digelar di Lapangan Heroic Grup I Kopassus, Kota Serang, Banten, Selasa (28/7/2026). Kegiatan massal ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Serang.

Mengusung tema “Gerakan Anak Indonesia Sehat, Kuat dan Bahagia” dengan tagline “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, kegiatan tersebut bertujuan membangun budaya hidup sehat sejak dini sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting pada anak.

Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang, Desi Ferawati, mengatakan Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan hasil kolaborasi antara Kelompok Kerja Bunda PAUD Kabupaten Serang bersama mitra swasta, Sakatonic Kabe Farma.

Baca Juga :  Hari Bhakti Pos Cabang ke-78: Kolaborasi Pos Indonesia dan Kemkominfo Membangun Indonesia Lebih Baik

“Gerakan ini menggabungkan aktivitas fisik, edukasi kesehatan, kampanye pencegahan stunting, konsumsi vitamin bersama hingga hiburan edukatif,” ujar Desi.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan Hari Anak Nasional, tetapi juga sebagai sarana menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada anak-anak sejak usia dini.

Selain mendorong peningkatan aktivitas fisik, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada anak dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, serta membiasakan konsumsi multivitamin sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

“Acara ini juga menjadi wadah untuk mengkampanyekan pentingnya gizi seimbang, memberikan ruang ekspresi kreativitas dan kebahagiaan anak, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan Senam Anak Indonesia Sehat dan minum vitamin secara serentak yang diikuti seluruh peserta. Setiap anak juga menerima paket perlengkapan berupa multivitamin Sakatonic ABC, kaos kegiatan, air mineral, serta kupon hadiah Simpanan Pelajar (SimPel).

Baca Juga :  Seminar Motivasi di SMA Negeri 16 Pandeglang: Siapkan Siswa Hadapi Masa Depan dengan Pilihan Perguruan Tinggi

Desi berharap gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa anak-anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, produktif, dan bahagia.

“Generasi yang sehat akan menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Serang dan Indonesia pada masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Serang yang juga Bunda PAUD Kabupaten Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak serta menekan angka stunting melalui budaya hidup sehat sejak usia dini,” katanya.

Baca Juga :  BI Banten Soft Launching Sekolah Lapang Pertanian Holtikultura: Langkah Inovatif Tingkatkan Produktivitas dan Ekonomi Petani di Serang

Ratu Zakiyah menegaskan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat anak.

“Ayah dan ibu harus bekerja sama membimbing anak agar terbiasa mengonsumsi makanan bergizi dan sehat. Jika anak kita sehat, berkualitas, dan karakternya terbentuk dengan baik, maka cita-cita Indonesia Emas pasti akan kita wujudkan,” tegasnya.

Ia juga berharap ruang partisipasi bagi anak-anak terus diperluas di Kabupaten Serang sehingga mereka memiliki kesempatan untuk bermain, belajar, berkreasi, dan menyampaikan pendapatnya.

“Anak-anak berhak didengar pendapatnya, berhak bermain, dan bertemu sesama teman agar bisa berkarya dan tumbuh bahagia. Saya yakin kegiatan ini meninggalkan kesan yang sangat positif bagi mereka,” pungkasnya. (Cipz)

Berita Terkait

JBB Dukung Kebijakan Pemerintah Siap Menjaga Kamtibmas, Ketum Dahru Taufik: Hirup Rukun Ulah Aya Pasea, Ulah Pake Otot tapi Pake Otak
Sekjen DPP APDESI Merah Putih: Jaga Kekompakan, Dukung Ketua Terpilih Demi Kemajuan Organisasi
Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi
Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:56 WIB

20.000 Anak PAUD dan SD Ikuti Gerakan Makan Tanpa Drama di Kabupaten Serang, Perkuat Kampanye Hidup Sehat dan Cegah Stunting

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31 WIB

JBB Dukung Kebijakan Pemerintah Siap Menjaga Kamtibmas, Ketum Dahru Taufik: Hirup Rukun Ulah Aya Pasea, Ulah Pake Otot tapi Pake Otak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52 WIB

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:53 WIB

Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33 WIB

Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan

Berita Terbaru