Polemik Pemagaran Kawat Hotel Allisa Resort di Anyer: Masyarakat Tuntut Akses ke Pantai

Kamis, 12 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Kampung Pegadungan, Desa Anyer, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, kembali diramaikan dengan polemik pemagaran kawat berduri yang dilakukan oleh pihak Hotel Allisa Resort. Masyarakat setempat, terutama para nelayan, merasa akses mereka ke pantai yang sebelumnya terbuka kini dibatasi oleh pagar tersebut.

Isu ini semakin hangat setelah tokoh masyarakat Kampung Pegadungan sekaligus Ketua Badan Pengawas Desa (BPD) Anyer, Aan Supardi, menyatakan bahwa masalah ini diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

“Saya mendapat informasi dari nelayan, khususnya Pak Buang Fajar Bahari alias Panglima, terkait pemagaran di pesisir. Kepala desa pun menyerahkan urusan ini kepada masyarakat,” ujar Aan saat memberikan pernyataan kepada wartawan, Rabu (11/9).

Baca Juga :  Ratu Zakiyah Usung Program Unggulan: Pengembangan UMKM dan Pariwisata Halal di Kabupaten Serang

Permasalahan dengan Hotel Allisa ternyata bukan kali ini saja terjadi. Menurut Aan, sebelumnya masyarakat Pegadungan telah mengajukan beberapa tuntutan kepada pihak hotel, termasuk akses jalan masuk meski hanya selebar satu meter, namun tidak mendapatkan tanggapan.

“Masyarakat Pegadungan pernah mengajukan beberapa poin kepada hotel, tapi tidak direspon. Kami hanya minta jalan akses masuk, tapi tetap tidak ada solusi,” tambahnya.

Baca Juga :  Novia Asal Serang Banten Sabet Juara 2 Dangdut Academy 6

Upaya dialog yang dilakukan oleh Aan dengan pihak hotel juga tidak membuahkan hasil. Ia bahkan sempat bertemu dengan H. Aeng, yang disebut-sebut sebagai penengah, namun tidak ada solusi yang diberikan.

Hingga kini, akses menuju pantai hanya bisa dilakukan dengan menyimpan KTP di pos keamanan hotel.

Masyarakat nelayan, terutama yang berasal dari Kampung Pegadungan, sangat berharap agar pihak hotel memberikan akses yang lebih mudah menuju pantai. Mereka juga mengeluhkan bahwa pihak hotel tidak pernah memberikan kontribusi apa pun, termasuk bantuan dalam bentuk CSR, kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Paslon Bupati Serang Andika-Nanang, Siap Hadapi Debat Perdana Pilkada 2024

“Kami harap pantai bisa terlihat lagi dari jalan raya, dan kawat berduri segera dilepas,” ungkap Panglima, salah satu nelayan Pegadungan.

Jika tuntutan ini tidak segera direspons, Aan menegaskan bahwa masyarakat berencana melakukan audiensi dengan pihak hotel. Ia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan aksi demonstrasi jika negosiasi tidak membuahkan hasil.

Hingga berita ini ditulis, pihak Hotel Allisa belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik ini. (*/Pou)

Berita Terkait

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi
Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani
DOBBRAK Banten Soroti Implementasi Perpres Perlindungan Driver Online, Dorong Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen
Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33

Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:19

MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:30

Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52