Oleh: Radot Pernando Sijabat
Nim: 251090200492
Dosen: Risky Amelia,S.H,.M.H
Mata Kuliah: Pendidikan Pancasila
(Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UNPAM Serang)
[BANTENESIA.NET] – Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidupbangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnyamenjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Namun, seiring berkembangnya zaman, terutamadi era modern yang dipengaruhi oleh globalisasi dan kemajuanteknologi, penerapan nilai-nilai Pancasila mulai mengalamipenurunan. Perubahan gaya hidup, perkembangan media sosial, serta masuknya budaya asing membawa dampak positifsekaligus negatif terhadap kehidupan masyarakat, khususnyagenerasi muda.
Fenomena tersebut menjadi perhatian karena jika nilai-nilaiPancasila terus diabaikan, maka identitas bangsa Indonesia akansemakin memudar. Oleh sebab itu, penting untuk memahamipenyebab lunturnya nilai Pancasila serta mencari solusi agar nilai tersebut tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Salah satu penyebab lunturnya nilai Pancasila adalah pengaruhglobalisasi. Kemudahan mengakses informasi membuatmasyarakat lebih mudah menerima budaya dari luar tanpamenyaringnya terlebih dahulu. Akibatnya, muncul gaya hidupyang cenderung individualistis, konsumtif, dan lebihmengutamakan kepentingan pribadi dibanding kepentinganbersama. Hal ini bertentangan dengan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Selain itu, penggunaan media sosial yang semakin tinggi juga memberikan pengaruh besar terhadap perilaku masyarakat. Tidak sedikit pengguna media sosial yang menyebarkan beritabohong (hoaks), ujaran kebencian, hingga saling menghinahanya karena perbedaan pendapat. Perilaku seperti inimenunjukkan berkurangnya sikap saling menghormati, toleransi, dan persatuan yang merupakan bagian dari nilai-nilai Pancasila.
Di lingkungan pendidikan, pemahaman mengenai Pancasila sering kali hanya sebatas teori di dalam kelas. Padahal, nilaiPancasila seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai perbedaan, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama. Kurangnyaketeladanan dari lingkungan keluarga, sekolah, maupunmasyarakat juga menjadi faktor yang menyebabkan nilaitersebut kurang tertanam dengan baik.
Meski demikian, era modern bukanlah ancaman apabiladimanfaatkan secara bijak. Teknologi justru dapat menjadisarana untuk menyebarkan nilai-nilai positif melalui media sosial, kampanye digital, maupun berbagai kegiatan yang mengajak masyarakat untuk lebih mencintai budaya Indonesia serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Upaya Menjaga Nilai Pancasila
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di era modern antara lain:
Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalambersikap dan bertindak. Di era modern, tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila semakin besar akibat globalisasi, perkembanganteknologi, dan perubahan gaya hidup. Namun, denganpendidikan karakter, penggunaan teknologi secara bijak, sertakesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, jati diri bangsa Indonesia dapattetap terpelih. ***







