Lunturnya Nilai Pancasila di Era Modern: Tantangan Generasi Muda dalam Menjaga Jati Diri Bangsa

- Redaktur

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: NET)

(Foto: NET)

Oleh​​: Radot Pernando Sijabat
Nim: 251090200492
Dosen: Risky Amelia,S.H,.M.H
Mata Kuliah: Pendidikan Pancasila

(Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UNPAM Serang)

[BANTENESIA.NET] – Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidupbangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnyamenjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Namun, seiring berkembangnya zaman, terutamadi era modern yang dipengaruhi oleh globalisasi dan kemajuanteknologi, penerapan nilai-nilai Pancasila mulai mengalamipenurunan. Perubahan gaya hidup, perkembangan media sosial, serta masuknya budaya asing membawa dampak positifsekaligus negatif terhadap kehidupan masyarakat, khususnyagenerasi muda.

Fenomena tersebut menjadi perhatian karena jika nilai-nilaiPancasila terus diabaikan, maka identitas bangsa Indonesia akansemakin memudar. Oleh sebab itu, penting untuk memahamipenyebab lunturnya nilai Pancasila serta mencari solusi agar nilai tersebut tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Salah satu penyebab lunturnya nilai Pancasila adalah pengaruhglobalisasi. Kemudahan mengakses informasi membuatmasyarakat lebih mudah menerima budaya dari luar tanpamenyaringnya terlebih dahulu. Akibatnya, muncul gaya hidupyang cenderung individualistis, konsumtif, dan lebihmengutamakan kepentingan pribadi dibanding kepentinganbersama. Hal ini bertentangan dengan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Pancasila di Mata Gen Z: Cuma Hafalan atau Gaya Hidup?

Selain itu, penggunaan media sosial yang semakin tinggi juga memberikan pengaruh besar terhadap perilaku masyarakat. Tidak sedikit pengguna media sosial yang menyebarkan beritabohong (hoaks), ujaran kebencian, hingga saling menghinahanya karena perbedaan pendapat. Perilaku seperti inimenunjukkan berkurangnya sikap saling menghormati, toleransi, dan persatuan yang merupakan bagian dari nilai-nilai Pancasila.

Di lingkungan pendidikan, pemahaman mengenai Pancasila sering kali hanya sebatas teori di dalam kelas. Padahal, nilaiPancasila seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai perbedaan, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama. Kurangnyaketeladanan dari lingkungan keluarga, sekolah, maupunmasyarakat juga menjadi faktor yang menyebabkan nilaitersebut kurang tertanam dengan baik.

Baca Juga :  Apakah Pembatasan Kebebasan Berpendapat di Media Sosial Dapat Dibenarkan?

Meski demikian, era modern bukanlah ancaman apabiladimanfaatkan secara bijak. Teknologi justru dapat menjadisarana untuk menyebarkan nilai-nilai positif melalui media sosial, kampanye digital, maupun berbagai kegiatan yang mengajak masyarakat untuk lebih mencintai budaya Indonesia serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Upaya Menjaga Nilai Pancasila

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di era modern antara lain:

Meningkatkan pendidikan karakter sejak usia dini.
Menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggungjawab.
Menumbuhkan sikap toleransi terhadap perbedaan suku, agama, dan budaya.
Menghidupkan kembali budaya gotong royong di lingkunganmasyarakat.
Memberikan teladan yang baik dari keluarga, sekolah, dan pemerintah.
Menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan.
Lunturnya nilai Pancasila di era modern merupakan tantanganyang harus dihadapi bersama. Perkembangan teknologi dan globalisasi memang tidak dapat dihindari, tetapi bukan berartinilai-nilai luhur bangsa harus ditinggalkan. Justru di tengah perubahan zaman, Pancasila menjadi pedoman agar masyarakat tetap memiliki karakter yang kuat, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan bangsa. Oleh karena itu, seluruh elemenmasyarakat, terutama generasi muda, memiliki peran pentingdalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupansehari-hari agar jati diri bangsa Indonesia tetap terjaga.

Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalambersikap dan bertindak. Di era modern, tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila semakin besar akibat globalisasi, perkembanganteknologi, dan perubahan gaya hidup. Namun, denganpendidikan karakter, penggunaan teknologi secara bijak, sertakesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, jati diri bangsa Indonesia dapattetap terpelih. ***

Berita Terkait

Kasus Nadiem Makarim dan Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook: Tantangan Mewujudkan Pendidikan yang Bersih dan Transparan
Fenomena Tawuran Pelajar Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Pancasila
Peran Generasi Muda Dalam Menjaga Nilai Pancasila
Proses Pelayanan Kartu AK 1 DDi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon 2026
Bukan Hanya Soal Judi Online, Indonesia Sedang Menghadapi Krisis Karakter
Guru sebagai Pendidik atau Pelaku Kekerasan dalam Proses Pendidikan
Dolarisasi dan Dominasi Geopolitik: Mengapa Rupiah Rentan terhadap Kebijakan The Fed?
Kasus Penolakan Pendirian Rumah Ibadah dari Sila Ke-3 dan Ke-5 Pancasila
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:36 WIB

Kasus Nadiem Makarim dan Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook: Tantangan Mewujudkan Pendidikan yang Bersih dan Transparan

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:38 WIB

Fenomena Tawuran Pelajar Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Pancasila

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:32 WIB

Peran Generasi Muda Dalam Menjaga Nilai Pancasila

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:34 WIB

Lunturnya Nilai Pancasila di Era Modern: Tantangan Generasi Muda dalam Menjaga Jati Diri Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:29 WIB

Proses Pelayanan Kartu AK 1 DDi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon 2026

Berita Terbaru

Mahasiswa UNPAM Serang, Mohamad Rafa Adiyatsa. (Foto: Istimewa)

OPINI

Peran Generasi Muda Dalam Menjaga Nilai Pancasila

Selasa, 30 Jun 2026 - 15:32 WIB