[BANTENESIA.NET] – Upaya untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya, SMA Negeri (SMAN) 1 Ciomas berhasil menyelenggarakan acara P5 (Pekan Pembelajaran Praktik dan Produktif) yang mengangkat tema: ‘Transformasi Makanan Tradisional menjadi Makanan Nasional’, Kamis (29/2), di mana berbagai kegiatan menarik diselenggarakan.
Acara yang diizinkan oleh Kepala Sekolah ini menghadirkan kegiatan yang memikat, termasuk pameran makanan tradisional daerah Ciomas, Pabuaran, Padarincang (Red: Kabupaten Serang). Peserta dari kelas 11 dan 12 juga turut menyelenggarakan gelar karya atau praktik kesenian yang dipadukan dalam rangkaian acara P5 ini. Hal ini bertujuan untuk membuat acara lebih meriah dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi siswa.
Pada acara ini, makanan tradisional dari daerah tersebut dipajang dengan megahnya, dan berbagai kegiatan terkait budaya lokal juga ditampilkan. Para siswa, baik yang sedang belajar maupun alumni, memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara ini. Selain itu, ada juga pelaksanaan bimbingan teknis khusus untuk pembuatan kue dan makanan tradisional, yang dikoordinir oleh wali kelas masing-masing.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMAN 1 Ciomas Edi Kocowahono, yang berharap agar tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teori, tetapi juga menghasilkan karya-karya yang dapat diakui secara nasional.
“Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi acara rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas siswa serta mempromosikan kekayaan budaya lokal,” ujarnya.
Dengan suksesnya acara P5 ini, diharapkan dapat mengangkat citra SMAN 1 Ciomas sebagai sekolah yang berkualitas dan memperkokoh kebanggaan terhadap warisan budaya lokal. Dukungan dari Kepala Sekolah dan partisipasi aktif dari siswa diharapkan dapat menjadikan acara ini sebagai awal yang baik untuk memperluas pengaruh dan prestasi sekolah ke depannya. (Pou)







