UMP Banten 2026 Resmi Naik 6,74 Persen, Andra Soni: Berlaku Mulai 1 Januari

- Redaktur

Rabu, 24 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Pemerintah Provinsi Banten resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2026 sebesar Rp3.100.881,40. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 701 Tahun 2025 yang ditandatangani Gubernur Banten Andra Soni, Rabu (24/12/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, menyampaikan bahwa UMP tersebut berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun di perusahaan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Bersinergi Menuju Indonesia Maju: Pasar Modal Indonesia Lanjutkan Pengembangan Berkelanjutan

“Menetapkan Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2026 sebesar Rp3.100.881,40,” demikian kutipan isi SK Gubernur Banten.

Dalam keputusan itu juga ditegaskan bahwa UMP Banten 2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Besaran UMP tahun ini mengalami kenaikan sebesar 6,74 persen dibandingkan UMP tahun 2025 yang sebelumnya berada di angka Rp2.905.119,90.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Wisata, PHRI Banten Usulkan CCTV di Pantai Anyer-Carita Jelang Libur NATARU

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan, penetapan UMP 2026 dilakukan setelah seluruh tahapan pembahasan rampung, termasuk melalui Pleno Dewan Pengupahan Provinsi.

“Saya telah memutuskan setelah semua lengkap dan selesai pleno Dewan Pengupahan Provinsi. Tadi pagi saya menandatangani SK tersebut,” ujar Andra Soni di Pendopo Gubernur Banten.

Ia menegaskan bahwa penetapan UMP dilakukan sesuai formula dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan dunia usaha.

Baca Juga :  Serangan Siber Mengancam Stabilitas Politik: Negara Dituntut Tingkatkan Keamanan dan Literasi Digital

Dengan ditetapkannya UMP 2026, Andra berharap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten dapat mencapai 8 persen, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan buruh.

“Kita berharap pertumbuhan ekonomi terus meningkat, dunia usaha berkembang, dan pada saat yang sama kesejahteraan buruh juga terus bertambah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Mahasiswa Unpam Sosialisasikan Pengelolaan SDM untuk Jaga Produktivitas UMKM Tempe Banjarsari saat Permintaan Menurun
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi

Berita Terbaru