Diskusi Strategis: Komunitas Pengusaha Penggiling Padi dan Distributor Beras Banten Bersatu dalam Menjaga Stabilitas Harga Pangan

- Redaktur

Kamis, 21 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Komunitas Penggiling Beras dan Ditributor Beras provinsi banten dukung Pemerintah menanggulangi spekulasi dan penimbunan bahan pangan jelang idul Fitri 2024. (Foto: Istimewa)

Diskusi Komunitas Penggiling Beras dan Ditributor Beras provinsi banten dukung Pemerintah menanggulangi spekulasi dan penimbunan bahan pangan jelang idul Fitri 2024. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Komunitas Pengusaha Penggiling Padi Provinsi Banten bersama Distributor Beras Provinsi Banten mengadakan diskusi penting pada Kamis (21/3) di Le Semar Hotel Serang. Diskusi tersebut bertujuan untuk mendukung langkah pemerintah dalam menanggulangi spekulasi dan penimbunan bahan pangan, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H/2024 M.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kasatgas Pangan Provinsi Banten yang diwakili oleh Aan Muawanah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten. Kehadiran juga dari Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten yang diwakili oleh Dede Kurnia, serta Pimpinan Cabang Bulog Serang-Banten, Johan. Turut serta dalam diskusi ini adalah kelompok Pengusaha Penggilingan Padi Provinsi Banten.

Baca Juga :  BI Banten Resmikan Smart Green House dan Tanam Cabai Bersama di Pandeglang, Dorong Kedaulatan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Dalam diskusi yang berlangsung penuh antusiasme ini, para pengusaha dan distributor beras Banten berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Mereka menyoroti pentingnya mencegah spekulasi dan penimbunan yang bisa mengganggu ketersediaan dan harga beras di pasaran, terutama menjelang momen penting seperti Idul Fitri.

“Apa yang kami diskusikan hari ini adalah bagaimana kita semua bisa berkolaborasi secara efektif untuk memastikan bahwa pasokan beras tetap stabil dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang perayaan Idul Fitri,” ujar Aan Muawanah dalam sambutannya.

Baca Juga :  BI Meluncurkan Laporan Perekonomian 2023: Optimisme dan Kewaspadaan Menandai Tantangan 2024

Selain itu, kelompok pengusaha juga sepakat untuk meningkatkan transparansi dan kerjasama dalam rantai pasok pangan, termasuk komunikasi yang lebih baik antara pemerintah, distributor, dan produsen. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan jaminan bagi masyarakat akan ketersediaan dan harga beras yang stabil, serta mengurangi dampak negatif dari praktik spekulasi dan penimbunan.

Johan, dari Bulog Serang-Banten, menambahkan, “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah dan para pengusaha untuk memastikan bahwa pasokan beras mencukupi dan tersedia bagi seluruh masyarakat, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.”

Baca Juga :  JBB Dukung Kebijakan Pemerintah Siap Menjaga Kamtibmas, Ketum Dahru Taufik: Hirup Rukun Ulah Aya Pasea, Ulah Pake Otot tapi Pake Otak

Diskusi ini mencerminkan semangat kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menghadapi tantangan terkait ketersediaan dan harga pangan. Dengan langkah-langkah konkret yang diambil dalam diskusi ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga beras dapat terjaga dengan baik, memberikan kepastian bagi masyarakat Banten dalam menghadapi masa-masa penting seperti perayaan Idul Fitri 2024. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 43 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru