Terobos Batas: Ponpes Daar Al Ilmi, Kemenag Kota Serang, dan Kesbangpol Banten Bersatu dalam Seminar Wawasan Kebangsaan

- Redaktur

Rabu, 4 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Wawasan Kebangsaan Ponpes Daar Al Ilmi bersama Kemenag Kota Serang dan Kesbangpol Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)

Seminar Wawasan Kebangsaan Ponpes Daar Al Ilmi bersama Kemenag Kota Serang dan Kesbangpol Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], Kota Serang – Pesantren Daar Al Ilmi, Cikulur, Kota Serang, menggelar Seminar Wawasan Kebangsaan bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kota Serang dan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Selasa (3/10) di Aula Pondok

Dalam acara ini, beberapa tokoh penting hadir, antara lain, Kh. DR. Abdul Rozak MA (Kepala Kemenag Kota Serang), Kh. Drs. Faturahman (Kabid Wasbang Kesbangpol Provinsi Banten), Ustad Miftah (Kepala Madrasah Aliah Ponpes Daar Al Ilmi), Kh. DR. Hasanudin (Pengawas Ponpes Daar Al Ilmi), Tenaga Pengajar Ponpes Daar Al Ilmi, Santri dan Santriwati Ponpes Daar Al Ilmi sebagai audiens sebanyak 70 orang, dan Satgas I Banten.

Baca Juga :  Fokus APBD Kota Serang 2025: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, menandakan semangat persatuan dan kesatuan dalam acara tersebut.

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya. (Foto: Istimewa)

Kh. DR. Abdul Rozak MA, Kepala Kemenag Kota Serang, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya dilaksanakan di Ponpes Daar Al Ilmi tetapi juga telah dijadwalkan untuk semua Ponpes di Kota Serang. Ia juga mengingatkan pentingnya Undang-Undang no 18 tahun 2019 tentang Pesantren yang telah diakui oleh pemerintah sebagai bentuk pengakuan terhadap pesantren dalam sejarah panjang Indonesia.

Menurutnya, Undang-Undang tersebut memastikan bahwa semua Ponpes, baik Modern maupun Salafi, harus mematuhi aturan dan kebijakan pemerintah serta selaras dengan syariat Islam yang berlaku di Indonesia. Ia juga menekankan tiga fungsi penting Ponpes, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan.

Baca Juga :  OJK Terbitkan Tiga Aturan Baru, Dorong Transformasi Sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun

Kh. Drs. Faturahman, Kabid Wasbang Kesbangpol Provinsi Banten, memberikan materi tentang ‘Wawasan Kebangsaan dalam Bingkai NKRI menyikapi Pemilu serentak tahun 2024.’ Ia menguraikan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan kesatuan dan persatuan dalam negara yang memiliki banyak agama dan keberagaman etnis.

Para Santriwan/Santriwati juga Tenaga Pengajar Ponpes Daar Al Ilmi saat mengikuti Seminar Kebangsaan bersama Kemenag Kota Serang dan Kesbangpol Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)

Acara ini juga diisi dengan sambutan dari Kepala MA Daar al Ilmi Ustad Miftah yang menekankan pentingnya memahami dan menerapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mencatat bahwa santri/santriwati yang hadir sudah berumur 17 tahun dan berhak memilih pada Pemilu 2024, tetapi Ponpes Daar Al Ilmi tidak mempengaruhi atau memaksa mereka untuk memilih salah satu pasangan calon.

Baca Juga :  Pemkab Serang Beri Pelatihan Pengolahan Ikan Bagi Penyandang Disabilitas

Seminar tersebut juga mencakup sesi tanya jawab yang atraktif dan relevan dengan tema, serta diakhiri dengan pernyataan dukungan terhadap Pemilu Damai. Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan tertib dan merupakan langkah positif menuju Pemilu 2024 yang damai dan berkeadilan.

Sebagai Informasi lain mengenai Seminar Wawasan Kebangsaan. Semoga Wawasan Kebangsaan ini terus ditingkatkan demi kemajuan Indonesia. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 187 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru