BUKITTINGGI, BANTENESIA.NET – Perhelatan Hari Koperasi Tingkat Nasional ke-76 di Kota Padang, Sumatera Barat, berhasil menarik perhatian banyak pihak, termasuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon. Mereka tak hanya hadir untuk menyaksikan acara besar ini, tetapi juga belajar dari kesuksesan sistem pengelolaan UMKM yang telah diterapkan di Dinas Koperasi Bukittinggi.
Salah satu program yang menjadi sorotan adalah “Tabungan Utsman,” sebuah inovasi dari Pemerintah Kota Bukittinggi yang menawarkan bantuan modal syariah tanpa margin dan tanpa jaminan bagi para pelaku UMKM. Program ini telah mencuri perhatian karena hanya memungut pembayaran atau cicilan pinjaman pokok saja dari Nasabah, tanpa membebankan margin atau biaya tambahan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, Didin S. Maulana, menyampaikan kekagumannya terhadap program ini dan berencana untuk mengadopsi konsep serupa di Kota Cilegon. “Program Tabungan Utsman, hasil kerjasama Pemkot Bukittinggi dengan PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda), benar-benar luar biasa dan akan sangat membantu pelaku UMKM. Kami berencana untuk menerapkannya di Kota Cilegon,” ungkap Didin penuh antusiasme.
Program Tabungan Utsman sendiri telah sukses sejak diluncurkan pada awal tahun 2022 dan mendapat perhatian tingkat nasional. Keberhasilan ini menginspirasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon untuk berbagi pengalaman dengan Kota Bukittinggi.
Kunjungan mereka ke Kota Bukittinggi juga berbuah hasil dengan bertemu dengan Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, Noverdi. Didin menyampaikan rasa terima kasih atas keramahan dan penerimaan hangat dari pihak Bukittinggi. Noverdi pun merespons dengan optimisme, menyatakan bahwa kedua kota memiliki kesamaan kebijakan terkait sistem dan program koperasi, dengan tekad yang sama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah masing-masing.
“Saat ini, banyak upaya serupa telah dilakukan di berbagai kota, meskipun dengan nama dan pola yang berbeda. Kami berharap bahwa pengalaman positif yang kami dapatkan di Bukittinggi dapat diadaptasi dan diterapkan di Kota Cilegon. Tujuan utama dari langkah-langkah ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat kami sendiri,” jelas Noverdi.
Kunjungan ini memberikan wawasan baru bagi Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon. Mereka memperhatikan berbagai aspek, termasuk APBN, dan menyadari ada banyak hal yang bisa ditingkatkan di kotanya. Dengan semakin kuatnya kerjasama antara Kota Bukittinggi dan Kota Cilegon, diharapkan langkah-langkah untuk mensejahterakan masyarakat dapat berlanjut dan berkelanjutan.
Di akhir sambutannya, Noverdi mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Beliau berharap pada kesempatan berikutnya dapat berbagi lebih banyak lagi dan menjalin kunjungan balasan di Kota Cilegon. Semoga kerjasama ini dapat menjadi pendorong utama bagi kemajuan kedua kota yang berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakatnya.
Program Tabungan Utsman yang inovatif telah menginspirasi Kota Cilegon untuk memperkuat perekonomian masyarakatnya melalui sektor UMKM. Diharapkan, dengan adopsi konsep yang sukses dari Bukittinggi, Kota Cilegon dapat memberikan dampak positif yang sama bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. (ABD)








Komentar