HNSI Kota Serang Gelar Rapat, Nelayan Sampaikan Deretan Keluhan Berat ke Pemerintah

Rabu, 17 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Serang menggelar rapat bersama para ketua ranting nelayan di salah satu Rumah Makan (RM) di Kota Serang, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan yang dipimpin Ketua HNSI Kota Serang, Ahmad Gabriel, ini menjadi wadah penyampaian langsung berbagai persoalan yang tengah dihadapi nelayan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua HNSI Provinsi Banten Hj. Neneng Sri Hastuti, serta para ketua ranting nelayan se-Kota Serang.

Dalam sambutannya, Ahmad Gabriel mengapresiasi kehadiran Ketua HNSI Provinsi Banten yang mau mendengarkan langsung suara nelayan. Ia berharap, persoalan yang disampaikan bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar perekonomian nelayan dapat meningkat.

Baca Juga :  Keunggulan Galangan Arjaya Berkah Marine Dalam Reparasi Kapal

“Harapan besar kami, pemerintah daerah hadir dengan solusi, baik dalam bentuk bantuan maupun kebijakan, yang bisa meringankan beban para nelayan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Hj. Neneng Sri Hastuti menegaskan pihaknya akan mencatat seluruh masukan dan melaporkannya ke Pemerintah Provinsi Banten.

Ia juga meminta mekanisme pelaporan keluhan nelayan dilakukan secara berjenjang, mulai dari ranting hingga ke pengurus HNSI kota.

Baca Juga :  Smart Home, Smart Campus, Smart Life: Saat Gen Z Sistem Komputer Mengubah Cara Kita Hidup

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi nelayan. Namun kami juga berpesan agar nelayan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah masalah utama berhasil dirangkum, antara lain: Pendangkalan alur keluar-masuk kapal yang menghambat aktivitas nelayan.
Sulitnya akses BBM, terutama solar bagi nelayan kecil, Minimnya akses BBM bersubsidi, Bantuan permodalan usaha nelayan yang hingga kini tak kunjung terealisasi, Belum adanya fasilitas pengedokan kapal ukuran 3–5 GT di Kota Serang, Banyak bangkai kapal di sekitar alur pelayaran tanpa penanganan.

Baca Juga :  Pengurus GOW Bukit Tinggi Kunjungi Kota Cilegon

Masih lanjut, Ketiadaan bantuan darurat ketika nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca buruk, Minimnya akses asuransi kecelakaan bagi nelayan, Belum meratanya kepemilikan KTA HNSI di kalangan nelayan, Pembangunan wisata Pulau Lima yang dinilai merugikan nelayan karena menghalangi akses sandar dan pencarian hasil laut.

Para nelayan berharap suara mereka tidak hanya berhenti di forum rapat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti demi kesejahteraan masyarakat pesisir Kota Serang. (Pou)

Berita Terkait

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi
Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani
DOBBRAK Banten Soroti Implementasi Perpres Perlindungan Driver Online, Dorong Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen
Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33

Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:19

MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:30

Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52