[BANTENESIA.NET], Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Pasar Modal Indonesia, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial.
Kali ini, SRO melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan ruang bermain dan dapur eco-enzyme di enam panti wreda yang tersebar di wilayah Jabodetabek.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Yayasan Griya Lansia Tenteram (Tenteram Senior Care), lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan lansia di Indonesia.
Seremoni simbolisasi penyerahan bantuan dilaksanakan di Panti Wreda Marfati, Tangerang, Jumat (17/10/2025).
Penyerahan dilakukan oleh Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI Risa E. Rustam kepada Ketua Yayasan Sosial Marfati Sr. Regina Windyastuti, disaksikan oleh sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga, termasuk Ketua Dewan Pembina Tenteram Senior Care Destry Damayanti, Direktur Teknologi Informasi dan Dukungan Bisnis KPEI Umi Kulsum, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Banten Budi Rahman, serta Pjs. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Komunikasi Perusahaan KSEI Hesti Setyo Rini.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tenteram Senior Care Velly Saafrianti, jajaran pengelola, serta para penghuni panti yang antusias menyambut kehadiran fasilitas baru tersebut.
Dalam sambutannya, Umi Kulsum mengungkapkan bahwa saat ini jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia telah mencapai 12% dengan dependency ratio sebesar 17,08%. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun ruang kepedulian dan aktivitas bagi para lansia.
“Dengan dibangunnya ruang bermain dan dapur eco-enzyme ini, kami berharap para penghuni panti dapat memiliki ruang interaksi yang menyenangkan dan bermanfaat. Kami ingin mereka menjalani hari-hari dengan lebih sehat, bahagia, dan penuh makna,” ujar Umi.
Pembangunan dua fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan mental dan emosional para lansia, sekaligus memperkuat interaksi sosial di lingkungan panti. Dapur eco-enzyme juga menjadi sarana bagi penghuni panti untuk berpartisipasi dalam kegiatan produktif ramah lingkungan.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan CSR SRO dalam memperingati HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia, yang telah dimulai sejak 10 Agustus 2024.
Dana CSR tahun ini dialokasikan untuk berbagai sektor, mulai dari lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga perbaikan dan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan CSR ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian pasar modal selama 47 tahun, tetapi juga wujud nyata komitmen SRO untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
“Kami berharap langkah kecil ini menjadi bagian dari kontribusi nyata pasar modal dalam membangun masa depan yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Umi. (*/Pou)







