Penulis : Diana Stevany Naibaho
Dosen Pembimbing : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Kepala Program Studi : Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos
Kemahasiswaan : Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P
Program Studi : Administrasi Negara Universitas Pamulang, Serang
[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Dalam era modern saat ini, pelayanan administrasi publik menjadi salah satu aspek penting yang sangat memengaruhi kepuasan masyarakat.
Tidak hanya tentang kepatuhan terhadap prosedur, tetapi bagaimana layanan tersebut disediakan—dengan sikap profesional dari para petugas—yang menjadi hal yang penting. Profesionalisme dalam bidang layanan administrasi juga berarti tidak hanya keahlian teknis, tetapi juga mencakup disiplin, tanggung jawab, dan empati terhadap kebutuhan warga.
Pelayanan administrasi publik merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Profesionalisme petugas yang mengelola layanan tersebut sangat menentukan tingkat kepuasan masyarakat.
Data dari survei pelayanan publik tahun 2024 menunjukkan bahwa 78% masyarakat yang merasa dilayani secara profesional cenderung puas dan percaya terhadap instansi tersebut, sementara 45% yang mengalami pelayanan kurang profesional mengaku kecewa dan menjadi enggan menggunakan layanan kembali.
Sebagai seorang Mahasiswa, profesionalisme di sini menurut saya, tidak hanya meliputi kecepatan dan ketepatan, tetapi juga sikap ramah, kesabaran, dan Kemampuan berkomunikasi efektif dengan masyarakat.
Ketika para petugas mampu menjelaskan prosedur secara jelas dan membantu menyelesaikan permasalahan tertentu terkait pengajuan dokumen, hal ini membuat masyarakat merasa dihargai dan lebih percaya.
Disisi lain, kurangnya profesionalisme akan menyebabkan ketidakpuasan, keterlambatan, hingga persepsi negatif yang sulit diperbaiki.
Oleh karena itu, sangat penting agar keterampilan teknis dilengkapi dengan pengembangan sikap profesional melalui pelatihan berkelanjutan, pengenalan standar layanan yang jelas, dan penilaian rutin.
Dukungan manajemen yang baik dan sistem kerja yang transparan sama pentingnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendorong profesionalisme.
Dengan profesionalisme sebagai landasan, layanan administrasi tidak hanya sekedar menjadi rutinitas birokrasi, tetapi juga merupakan sarana untuk membangun kepercayaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Ini merupakan sebuah investasi jangka panjang yang perlu diperkuat demi kemajuan pelayanan publik yang sejati. ***







