[BANTENESIA.NET] – Menghadapi Pergantian Tahun dan Pemilu 2024, Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mempersiapkan langkah strategis dengan menyiapkan penukaran uang baru senilai Rp 2,8 Triliun.
Hal ini di ungkapkan Kepala KPw BI Banten, Imaduddin Sahabat, bahwa persiapan ini mencakup kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Pemilu 2024.
Imaduddin Sahabat menyatakan, “Kami meningkatkan alokasi sekitar 6 persen dari tahun sebelumnya, mencapai Rp 2,8 T untuk Nataru dan Pemilu 2024 dalam penukaran uang baru,” ucapnya dalam acara Pasar Lingkungan, Jumat (24/11) di Banjar Sari, Cipocok Jaya, Kota Serang-Provinsi Banten.
Menyadari tingginya kebutuhan uang baru selama liburan panjang, Imaduddin Sahabat menegaskan bahwa BI Banten telah berkoordinasi dengan perBankan untuk memastikan distribusi uang baru berjalan lancar. “Koordinasi dengan perBankan telah dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan uang baru,” tegasnya.
Ditambahkannya bahwa meskipun Pemilu 2024 memengaruhi sebagian kecil penukaran uang, BI Banten senang melihat partisipasi masyarakat dalam menukar pecahan uang baru, yang pada akhirnya mendukung upaya Bank Indonesia.
Imaduddin Sahabat juga memaparkan bahwa BI Banten telah menyiapkan penukaran uang baru dengan nilai mulai dari 10 hingga 100 juta untuk semua pecahan. Saat ini, pecahan uang baru Rp 1.000 menjadi yang paling banyak dicari, mencapai sekitar 20 persen, sementara pecahan lainnya masih relatif rendah.
Meskipun terdapat peningkatan sekitar 6 persen dari tahun sebelumnya, Imaduddin Sahabat menekankan bahwa situasi saat ini, baik terkait Pemilu 2024 maupun pertumbuhan ekonomi, masih berjalan dalam kondisi normal.
“Di Pemilu 2024, kebutuhan pecahan uang baru tidak begitu signifikan, karena sebagian besar penukaran dilakukan melalui perbankan yang buka secara individu,” pungkasnya. (Pou)







