Sinergitas KPAPPD Terhadap Rencana Pembangunan Kawasan Industri Sawah Luhur Kota Serang

- Redaktur

Kamis, 31 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPAPPDSawah Luhur, Kota Serang, Kasrudin. (Foto: Bantenesia)

Ketua KPAPPDSawah Luhur, Kota Serang, Kasrudin. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Kelompok Pecinta Alam Pesisir Pulau Dua (KPAPPD) Sawah Luhur, Kota Serang, Provinsi Banten, menegaskan pentingnya sinergi antara pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi.

Dalam kegiatan bertema ‘Sinergitas Terhadap Rencana Pembangunan Kawasan Industri Sawah Luhur Kota Serang’, Kamis (31/7/2025) di Sawah Luhur, Kota Serang, Provinsi Banten.

KPAPPD Sawah Luhur saat Foto Bersama. (Foto: Bantenesia)

KPAPPD mendorong semua pihak untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir sambil mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Ketua KPAPPD Sawah Luhur Kota Serang, Provinsi Banten, Kasrudin—yang juga merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten—menyampaikan harapannya agar pembangunan kawasan industri di Sawah Luhur dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Kebutuhan Kedelai Produksi Tahu dan Tempe Provinsi Banten Relatif Aman Sampai Desember 2023

“Kami berharap adanya rencana pembangunan kawasan industri ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi mangrove dan habitat bibit bandeng (Red: Nener) juga harus tetap dipertahankan. Kita tidak boleh mengorbankan satu demi yang lain,” ujar Kasrudin.

Bibit Mangrove. (Foto: Bantenesia)

Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan Cagar Alam Pulau Dua yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Banten, baik bagi wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara.

Baca Juga :  Polda Banten Luncurkan SPPG, Upaya Nyata Tingkatkan Gizi Anak di Sekolah

Menurutnya, menjaga kondusifitas dan kelestarian kawasan tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

Salah satu pendekatan yang didorong KPAPPD adalah penerapan Silvofishery, yakni sistem budidaya perikanan berkelanjutan yang mengintegrasikan penanaman mangrove dengan budidaya ikan, udang, atau kerang di lokasi yang sama tanpa mengonversi hutan Mangrove menjadi tambak.

Kawasan Mangrove Pesisir Sawah Luhur. (Foto: Bantenesia)

Sistem ini, yang juga dikenal sebagai aquasilviculture, menggabungkan aspek kehutanan dan perikanan secara ekologis dan ekonomis.

“Silvofishery bukan hanya menjaga ekosistem, tetapi juga memberi manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Sounds of BCF 2025 Jadi Magnet Kemeriahan Akhir Tahun, Sajikan Musik Lintas Genre

Saat ini, dari total 35 hektare lahan konservasi, masih dibutuhkan sekitar 7.000 bibit mangrove tambahan untuk kegiatan penyulaman dan peremajaan kawasan.

Ketua KPAPPDSawah Luhur, Kota Serang, Kasrudin. (Foto: Bantenesia)

Sebagai informasi, Kasrudin telah aktif dalam pelestarian pesisir sejak tahun 2009. Selama lebih dari 16 tahun, ia masuk dalam salah satu kelompok masyarakat binaan Wetlands International (Non Government Organization) di kelurahan Sawah Luhur, Serang Banten dan konsisten membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir di Sawah Luhur dan sekitarnya. (Pou)

Berita Terkait

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Wisuda Gelombang II, 374 Mahasiswa Universitas Faletehan Diharapkan Jadi Pencipta Peluang
Mahasiswa Unpam Sosialisasikan Pengelolaan SDM untuk Jaga Produktivitas UMKM Tempe Banjarsari saat Permintaan Menurun
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi

Berita Terbaru