Nama : Nur Afni Handayani
NIM : 251092100217
Prodi : Administrasi Negara
Semester : 3 (Tiga)
Mata kuliah : Teori Sosial Indonesia
Dosen Pengampu : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang
[BANTENESIA.NET] – Kemacetan di Jalan Kragilan hingga Cikande memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Waktu perjalanan lebih lama sehingga banyak orang terlambat sampai ke tempat kerja, sekolah, maupun tujuan lainnya. Kemacetan juga membuat pengendara lebih cepat lelah dan meningkatkan konsumsi bahan bakar kendaraan.
Jika kemacetan terus terjadi, aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat terganggu. Kendaraan pengangkut barang menjadi lebih lama dalam perjalanan sehingga distribusi barang bisa terhambat. Selain itu, kepadatan kendaraan dapat meningkatkan polusi udara dan berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila lalu lintas tidak teratur.
Menurut saya, solusi yang diperlukan bukan hanya mengatur kendaraan ketika macet, tetapi juga mengatasi penyebabnya. Pemerintah dapat memperbaiki jalan yang rusak, menertibkan kendaraan yang parkir atau berhenti sembarangan, mengatur kendaraan besar pada jam sibuk, serta melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik yang sering mengalami kepadatan.
Pemerintah dapat bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Kepolisian, Pemerintah Daerah dan pihak Kawasan Industri untuk mengatur lalu lintas secara lebih terkoordinasi. Petugas juga perlu ditempatkan di titik rawan kemacetan pada jam sibuk.
Selain itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui apakah kebijakan yang diterapkan benar-benar mengurangi kemacetan.
Intinya, kemacetan Kragilan hingga Cikande tidak cukup diatasi dengan penanganan sementara. Pemerintah perlu melakukan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, penertiban kendaraan, dan koordinasi dengan kawasan industri secara berkelanjutan agar masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan lebih aman, nyaman, dan lancar. ***








